Anda mungkin sering menunda-nunda profesi dan malah menghabiskan waktu untuk hal yang tidak perlu. Anda malah mungkin heran sendiri mengapa selalu saja mengerjakan budaya buruk ini, meski tahu saat tenggat waktu telah dekat, Anda akan kewalahan sendiri.

 

Istiadat menunda-nunda profesi diketahui dengan istilah prokrastinasi, yakni perilaku menunda profesi dengan sengaja, meski tahu bahwa hal tersebut bisa menghasilkan imbas buruk. Anda tahu apa yang patut dilaksanakan, Anda tahu deadline atau batas waktunya, tapi, Anda merasa tidak perlu memulainya dengan segera sebab yakin segala akan terkendali. Anda mempunyai rasa aman palsu, merasa bahwa segala hal tersebut bisa dilaksanakan dalam waktu singkat. Meskipun, pada walhasil Anda akan kelabakan untuk menyelesaikannya sebab tidak ada cukup waktu.

 

Tapi, tahukah Anda bahwa sebetulnya dari sisi psikologis, dan malah kesehatan, ada penjelasan mengapa seseorang memilih untuk menunda-nunda profesi tertentu?

 

Penyebab psikologis yang membikin Anda menunda-nunda profesi

  1. Anda sedang stres

Dikala Anda stres kepada profesi yang patut dilaksanakan, tidak jarang Anda akan menghindari profesi tersebut dengan menundanya. Sayangnya, sekuat apapun Anda mencoba untuk menghindar, Anda konsisten perlu menyelesaikannya di kemudian hari, yang justru membikin stres Anda bertambah sebab profesi menjadi menumpuk.

 

Stres malah juga bisa membikin Anda sulit tidur, banyak pikiran, sulit konsentrasi, malah sakit kepala atau ketegangan otot. Sebaliknya, saat tubuh dan pikiran Anda tenang, karenanya segala akan terkendali. Anda akan lebih percaya diri dan siap dalam menghadapi tantangan, sehingga Anda akan lebih jarang menunda pekerajaan.

 

Kiat: Untuk menghindari stres, Anda perlu menjaga suasana hati Anda agar konsisten stabil dengan meditasi, olahraga teratur, hindari konsumsi kafein berlebih, hindari alkohol, tidur cukup, dan ceritakan apa yang Anda alami kepada teman atau dokter Anda.

 

  1. Tubuh atau pikiran Anda sedang lelah

Rasa lelah yang Anda alami tidak jarang akan membikin Anda menunda profesi. Kelelahan umumnya disebabkan oleh kurang tidur, yang bisa membikin Anda sulit berpusat atau konsentrasi kepada apa yang dilaksanakan, lebih mudah tersinggung, dan membikin Anda sering mengantuk saat berkegiatan.

 

Kiat: Untuk menghindari kelelahan, Anda perlu menerima rehat yang cukup. Di antaranya dengan tidur cukup, hindari kafein yang membikin Anda terjaga dari tidur, dan hindari makan makanan berat sebelum tidur.

 

  1. Profesi tersebut membikin Anda cemas

Kecemasan yakni ketakutan akan sesuatu yang belum terjadi. Walhasil, saat seseorang mengalami kecemasan, dia cenderung menghabiskan waktu untuk mengkhawatirkan segala sesuatu yang belum tentu terjadi. Kiat tersebut membikin dia kesusahan untuk berkegiatan dan mengerjakan profesi yang patut dituntaskan. Kecemasan juga bisa menyebabkan ketegangan otot, kesusahan tidur, kelelahan, dan emosi yang tidak stabil

 

Kiat: Untuk menghindari kecemasan, Anda bisa berolahraga secara teratur, makan pas waktu, dan tidur yang cukup. Dikala Anda merasa mulai cemas, Anda bisa mengambil napas beberapa detik lalu mengeluarkannya secara pelan, sambil mengganti pikiran negatif dengan pikiran positif.

 

  1. Anda sedang mengalami depresi

Depresi bisa membikin diri Anda merasa tidak berdaya, sehingga Anda akan lebih sering diam, menutup diri, dan tidak mengerjakan apa-apa. Perasaan depresi ditandai dengan sedih yang berkepanjangan, nafsu makan menurun atau justru berlebih, galau, mudah tersinggung, malah muncul keinginan untuk bunuh diri.

 

Kiat: Bicaralah pada orang tua, teman, atau orang yang Anda percaya. Atau, konsultasilah dengan dokter untuk menerima penanganan yang pas.

 

  1. Anda mengidap Attention-Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)

Orang yang mengidap ADHD cenderung mengalami dilema dalam membikin keputusan atau memecahkan tugas sebelum batas waktu. Mereka sulit konsentrasi dan mudah teralihkan dengan kesibukan lain di sekitarnya. Walhasil, penderita ADHD sulit konsentrasi merencanakan masa depan dan mudah merasa menyerah atau frustrasi.

 

yang patut dilaksanakan apabila Anda terus menunda-nunda profesi?

Pada walhasil, Anda patut jujur dengan diri sendiri seputar apa yang membikin Anda menunda-nunda profesi atau buang-buang waktu. Anda juga perlu berdamai dan memberi maaf diri sendiri, untuk kemudian bersepakat untuk tidak lagi menunda-nunda profesi. , apabila penyebabnya yakni sebab dilema kesehatan yang serius, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter Anda untuk menerima diagnosis dan perawatan yang pas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>