Mendekati pekan-pekan terakhir kehamilan, tentu Anda akan memikirkan metode melahirkan apa yang akan Anda pilih. Anda dihadapkan pada dua opsi, yakni melahirkan normal atau melahirkan caesar? Bagi Anda yang mempunyai kehamilan sehat atau tidak berisiko, Anda sangat direkomendasikan untuk melahirkan dengan metode normal. Cara melahirkan yang alami ini terbukti lebih banyak mempunyai manfaat dibandingi dengan melahirkan caesar. Mau tahu apa saja kelebihan dari melahirkan secara normal? Simak penjelasannya di bawah ini.

 

  1. Waktu pemulihan melahirkan normal lebih singkat

Banyak orang berdaya upaya bahwa melahirkan dengan metode normal lebih menyakitkan dibandingi dengan melahirkan caesar. Mungkin benar, melainkan jikalau Anda tahu metode melahirkan normal dengan bagus mungkin rasa sakitnya agak sedikit berkurang. Dan lagi, rasa sakit dikala melahirkan normal itu tidak akan bertahan lama. Ibu yang melahirkan normal biasanya sudah diperkenankan pulang sesudah dua hari semenjak melahirkan.

 

Beda dengan caesar yang membutuhkan waktu lebih lama sampai kondisi tubuh benar-benar pulih. Ibu yang melahirkan caesar akan lebih lama di rumah sakit karena membutuhkan perawatan khusus. Tak cuma itu, pemulihan kondisi tubuh ibu di rumah sesudah caesar juga membutuhkan waktu yang cukup lama, kira-kira sampai dua bulan.

 

  1. Ibu bisa segera memegang dan mulai menyusui bayinya

Melahirkan normal yakni metode alami yang mengikuti naluri tubuh ibu untuk melahirkan. Berbeda dengan melahirkan caesar yang membutuhkan bantuan obat atau anestesi untuk melahirkan bayi. Obat yang diberi dikala pengerjaan melahirkan caesar masih bisa berdampak pada tubuh ibu sesudah melahirkan. Dikala ini, ibu mungkin akan merasa pusing, mual, dan belum siap untuk menyusui bayinya.

 

Imbas obat ini tentu tidak akan terjadi pada ibu yang melahirkan normal. Sehingga, ibu yang melahirkan normal akan lebih bisa untuk memegang dan menyusui bayinya segera sesudah melahirkan. Bayi yang tidak terkena dampak obat dikala melahirkan juga cenderung lebih aktif dan waspada, sehingga akan lebih gampang dikala menyusui.

 

  1. Risiko komplikasi dikala melahirkan lebih kecil

Dikala melahirkan normal, mungkin Anda akan mengalami vagina robek dan perlu dijahit. Anda juga bisa mengalami inkontinensia urine sesudah melahirkan, yang membikin Anda susah memegang keluarnya urine. Tapi, hal ini tidak seberapa jikalau dibandingi dengan risiko komplikasi yang bisa Anda terima dikala melahirkan caesar.

 

Risiko, seperti perdarahan yang serius, pembentukan jaringan parut, dan infeksi akan lebih besar dikala Anda melaksanakan operasi caesar. Kecuali itu, risiko luka pada usus dan kandung kemih juga lebih besar dikala operasi caesar. Berdasarkan sebuah penelitian yang dilaksanakan di Perancis, ibu yang melahirkan caesar juga mempunyai kemungkinan tiga kali lebih besar untuk meninggal dibandingi dengan ibu yang melahirkan normal. Kematian ini bisa disebabkan oleh penggumpalan darah, infeksi, dan komplikasi dari anestesi.

 

  1. Tak memegang Anda dalam melahirkan

Melahirkan normal tidak akan memegang Anda berapa kali semestinya melahirkan. Meski, melahirkan caesar biasanya diatur paling banyak tiga kali. Kecuali itu, jikalau Anda melahirkan caesar, karenanya kelahiran selanjutnya lebih mungkin untuk caesar lagi. Dan, Anda akan mempunyai risiko yang lebih besar untuk mengalami komplikasi kehamilan dan problem plasenta di kehamilan selanjutnya. Risiko problem plasenta akan terus meningkat tiap-tiap wanita melaksanakan kelahiran caesar.

 

Pengalaman dikala melahirkan normal pastinya tidak akan terlupakan (meskipun Anda sudah menjalankannya berkali-kali) dan membikin Anda lebih merasa puas sesudah melahirkan. Pengalaman ini tentu tidak akan tergantikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>