Sebagai danau pujian warga Sumatera Barat sekalian tempat tamasya alam andalan, Danau singkarak memiliki sebagian hal unik yang menarik untuk Anda kenal, di antaranya:

 

Tour de Singkarak

 

Danau Singkarak menjadi bagian dari Tour de Singkarak, sebuah event balap sepeda tingkat internasional yang rutin diselenggarakan setiap tahun. Tour de Singkarak disupport oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Amaury Sport Organisation, penyelenggara event serupa di Perancis, Tour de France.

 

Tour de Singkarak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2009. Berikutnya, waktu penyelenggaraannya berlangsung selama seminggu antara bulan April – Juni dengan tujuh etape yang wajib dilewati peserta. Tour de Singkarak tidak hanya sekadar laga balap sepeda di jalan raya, tetapi juga pengenalan budaya dan keindahan alam Sumatera Barat. Sepanjang rute yang wajib ditempuh, peserta akan disuguhi pemandangan keberagaman budaya Minang dan juga keindahan alam Sumatera Barat.

READ  Pesona Laut di Balik Legenda Unik

 

Pada mulanya, Tour de Singkarak diawali dari garis start di kota Padang dan usai di Dermaga Danau Singkarak. Kemudian semenjak tahun 2012, garis start diawali dari Sawahlunto, sebuah kota tua bersejarah di Sumatera Barat dan usai di kota Padang. Walaupun tidak lagi menjadi lokasi garis finish, tetapi Danau Singkarak masih konsisten menjadi bagian dari Tour de Singkarak bersama dengan Danau Maninjau dan sebagian tempat tamasya menarik lainnya.

 

Ikan bilih

 

Tercatat sekitar 19 macam ikan yang hidup di perairan Danau Singkarak saat ini. Salah satu dari macam ikan tersebut yakni ikan bilih (Mystacoleucus padangensis). Ikan bilih menjadi istimewa karena hanya dapat hidup di danau ini saja. Banyak yang mencoba mengembangbiakkan ikan ini di luar Danau Singkarak, tetapi selalu gagal karena ikan bilih selalu mati.

READ  Hotel Unik di Bandung Ini Jadi Incaran Para Traveler

 

Ikan bilih normalnya berukuran kecil, panjang maksimalnya hanya sekitar 10 cm dengan sisik berwarna perak berkilauan. Dari 19 macam ikan yang ada, ikan bilih inilah yang jumlahnya diperkirakan paling banyak di perairan danau. Ikan bilih menjadi sumber ekonomi warga sekitar. Nelayan menangkapnya dan menjualnya ke warung-warung. Ikan ini paling sedap jika digoreng dan dicocol sambel.

 

Selain dijual di warung-warung, ikan bilih goreng kering juga tersedia di tempat penjualan oleh-oleh sekitar tempat tamasya ini. Ikan dikemas dalam plastik bermacam ukuran dan dapat Anda jadikan oleh-oleh khas Danau Singkarak.

READ  Oleh-oleh Khas Bandung yang Paling Terkenal

 

Panjang Danau Singkarak bertambah dari waktu ke waktu

 

Karena tergolong dalam klasifikasi danau tektonik, ukuran Danau Singkarak masih dapat berubah mengikuti pergeseran lempeng bumi. Menurut hasil penelitian para spesialis, panjang danau pada mulanya hanya 3 km, kemudian bertambah menjadi 8 km, 13 km dan sekarang sekitar 23 km. Panjang danau ini diperkirakan masih akan terus bertambah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>