Nama Candi Borobudur tentunya telah tidak asing lagi bagi Anda. Candi ini disebut sebagai kompleks candi Buddha terbesar di Indonesia, malah juga terbesar dunia. UNESCO menetapkannya sebagai salah satu web warisan dunia pada tahun 1991. Kecuali menjadi cagar kultur dunia, Candi Borobudur juga menjadi salah satu tempat tamasya yang menarik banyak perhatian pelancong domestik dan juga mancanegara.

 

Daerah tamasya di Jawa Tengah ini mempunyai luas 123 x 123 meter persegi dan terdiri dari 10 tingkat. Bangunannya tertata dari balok vulkanik yang membentuk 504 arca, 72 stupa dan sebuah stupa induk besar di puncaknya. Uniknya, balok-balok ini tertata tanpa memakai perekat ataupun semen, kompleks ini tampak seperti sebuah susunan lego raksasa.

READ  Keindahan Panorama Berbalut Legenda

 

Candi Borobudur menjadi salah satu tempat peribadatan berpengaruh bagi umat Buddha di dunia. Tiap-tiap tahunnya, kompleks candi ini menjadi pusat perayaan hari raya Waisak dan didatangi oleh umat Buddha dari beraneka negara seperti Thailand, Kamboja, Cina dan Tibet. Hari raya Waisak dirayakan pada ketika bulan purnama di bulan Mei atau awam disebut dengan Purnama Siddhi.

 

Puncak dari perayaan Waisak ini mengundang banyak pelancong baik domestik ataupun mancanegara. Pada ketika itu dilaksanakan pelepasan ratusan lampion ke langit beserta keinginan terbaik untuk satu tahun ke depan.

READ  Oleh-oleh Khas Bandung yang Paling Terkenal

 

Jam buka dan harga karcis masuk Candi Borobudur

Jam buka

 

Tiap-tiap hari: 06:00 – 17:00

 

Harga karcis masuk

 

Dewasa: 30.000 Rupiah untuk WNI dan 15 USD untuk WNA

 

Kecil-anak: 12.500 Rupiah untuk WNI dan 8 USD untuk WNA

 

Candi Borobudur berada di Jalan Badrawati, Magelang, Jawa Tengah.

 

Metode paling praktis tentu saja dengan memakai mobil pribadi atau memakai jasa agen perjalanan tamasya. Apabila Anda memilih transportasi awam, Ada banyak bis jurusan Candi Borobudur yang bisa Anda dapatkan di Terminal Giwangan, Jogja.

READ  Tempat Asyik Untuk Kuliner Sekaligus Nongkrong