Menjadi buah hati indekos (kos), ibaratnya memulai diri menjadi lebih mandiri, sebab dihadapkan pada mengatur semua hal dan memenuhi keperluan hidup sendiri. Namanya juga buah hati kos, mulai dari daerah tinggal, makan, sampai keperluan sehari-hari lainnya, sepatutnya juga dapat dipenuhi sendiri.

 

Dari itu juga, maka tidak jarang label buah hati kos itu menyedihkan sebab diketahui senantiasa bermasalah dengan keuangannya. Terpenting lagi jikalau buah hati kos yang semua kebutuhannya masih bertumpu pada kiriman bapak dan ibu. Sampai tengah bulan malah, jadi harap-harap cemas menunggu kebaikan hati orang tuanya.

 

Malah tidak berbeda jauh dengan buah hati kosan yang memang sudah berprofesi dan mempunyai penghasilan sendiri. Ditambah lagi jikalau memang gajinya tidak sebesar yang diharapkan. Memasuki akhir bulan malah terasa berat dan lama menunggu gaji turun.

 

Jadi, baik itu buah hati kos yang masih disubsidi orang tuanya maupun mereka yang sudah berprofesi, tidak jarang mengalami masa-masa kritis tiap bulannya. Artinya, kantong kerap kali kebobolan dan kehabisan uang dikala kiriman bulanan atau gajian masih jauh dari jadwalnya.

 

Tidak persoalan jikalau hal ini terjadi kadang-kadang atau malah hanya 1-2 bulan pertama saja. Namun, bagaimana jikalau hampir tiap bulan kau mengalaminya? Lalu, apa yang hakekatnya terjadi?

 

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

 

 

Kesalahan Mengelola Keuangan

Semua persoalan buah hati kos itu tidak lepas dari kesalahan dalam mengelola keuangan. Beraneka kultur yang tanpa disadari hakekatnya adalah boros ini menjadi salah satu penyebab keuangan semrawut.

 

Sebagian besar, baik para mahasiswa maupun pekerja, kerap kali kehilangan kontrol dikala membelanjakan uangnya, tanpa perhitungan yang terstruktur  dan rinci. Jika hal ini terus berlanjut, maka bukan tidak mungkin persoalan keuangan akan terus menimpa tiap bulannya.

 

Jika sudah semacam itu, bagi yang masih kuliah malah, bukan tidak mungkin akan mengganggu kuliah. Jika bagi pekerja, gali lubang tutup lubang akan menjadi rutinitas tiap bulannya. Jika sudah semacam ini, mandiri finansial malah akan sulit didapatkan.

 

Ada banyak hal yang dapat dijalankan untuk mengatur keuangan dengan baik dan ideal, sehingga uang bulanan kau dapat mencukupi semua keperluan selama sebulan penuh menjadi buah hati kos. Simak beberapa sistem dalam mengatur keuangan buah hati kos berikut ini:

 

  1. Catat keperluan Bulanan dan Susun Anggaran dengan Sekaligus dan Teliti

Jangan muluk-muluk dalam mengelola keuangan, seolah-olah kau dapat mengaturnya dengan fleksibel dan tanpa catatan serta perhitungan yang baik di dalam kepala saja. Pertanyaannya, seberapa kuat kepala kita mengingat dan merinci tiap angka-angka pengeluaran itu?

 

Namun sen uang bulanan yang ada sepatutnya dikuasai sedemikian rupa sehingga menjadi penting bagi kau untuk menyusunnya.

 

Jangan juga malas, catatlah semua keperluan belanja pokok kau dan jangan lupa menyusunnya dengan bijaksana. Artinya, hanya bermacam keperluan yang benar-benar penting saja dan bukan hal-hal yang hakekatnya tidak semacam itu kau butuhkan.

READ  Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memilih Asuransi

 

Lakukan hal ini dalam situasi santai, agar kau dapat teliti dan hati-hati dalam mengingat dan mencatat semua yang akan kau butuhkan selama satu bulan ke depan. Ingat, hanya hal-hal yang benar-benar kau butuhkan saja yang penting untuk diprioritaskan dalam catatan anggaran keuangan ini, bukan yang lain.

 

Hitung semua jumlah keperluan hal yang demikian, agar kau lebih mudah memandang jumlah uang yang sepatutnya dikeluarkan untuk memenuhinya. Jangan lupa untuk menyesuaikan jumlah anggaran ini dengan jumlah uang yang kau temukan tiap bulannya. Sehingga kau dapat memenuhi bermacam keperluan kau dengan baik.

 

  1. Lakukan Belanja Bulanan Karena

Belanja rutin bulanan dijalankan secara kecil-kecil alias mengkredit memang terasa ringan. Namun sejatinya tidak demikian pada akhirnya. Justru yang ada dapat membikin anggaran belanja rutin kau malah membengkak tanpa disadari.

 

Untuk itu, hindari bolak-balik berbelanja keperluan bulanan. Karena ini dapat membikin kau menjalankan pemborosan. Lakukan kegiatan belanja bulanan sekaligus, dimana kau membeli semua keperluan selama sebulan penuh hanya satu kali saja, misal perlengkapan mandi, makanan tahan lama, camilan, dan sebagainya.

 

Tiap-tiap akan membantu kau untuk lebih mudah dalam mengelola pengeluaran. Karena kau tidak akan berulang kali pergi ke supermarket dan berulang kali pula termakan untuk belanja barang-barang lainnya yang mungkin hakekatnya tidak kau butuhkan, istilahnya adalah lapar mata.

 

Jangan lupa membikin catatan belanja terpenting dahulu sebelum ke supermarket. Sehingga kau dapat lebih mudah dan cepat dalam berbelanja. Langsung ini juga dapat membantu kau berhemat, sebab hanya barang-barang yang ada di daftar saja yang sepatutnya dan akan dibeli nantinya.

 

Untuk menghindari pembengkakan uang belanja, sepatutnya bagi kau agar hanya membawa sejumlah uang belanja yang cukup atau ideal dengan harga barang-barang yang akan kau beli. Atau setidaknya lebih sedikit saja dari perhitungan pencatatan kau untuk berjaga-jaga jikalau harga-harga hal yang demikian jauh berbeda dari sangkaan.

 

Untuk belanja barang yang tidak terlalu mendesak, artinya barang keperluan primer, kau tidak perlu terburu-buru. Upayakan untuk senantiasa menerima harga terbaik bagi keperluan kau, seperti diskon, penawaran khusus, dan lainnya.

 

Tiap-tiap akan membantu kau berhemat. Karena kau dapat menerima barang yang kau butuhkan itu dengan harga yang lebih murah dari yang sepatutnya.

 

Jika memang lebih menguntungkan, belanja secara daring (online) juga dapat kau pertimbangkan. Seperti ini, ada banyak website belanja online yang menawarkan bermacam barang dengan harga yang bersaing (kompetitif), malah lebih murah dari sepatutnya. Sehingga kau dapat mempunyai peluang yang luas untuk menerima harga terbaik di pasaran.

READ  Asuransi Kesehatan Terbaik

 

  1. Menabunglah Karena Teratur

Jika sisihkan sejumlah uang bulanan kau sesaat setelah kiriman dari bapak dan ibu datang atau setelah uang gaji kau turun. Alokasikan dana ini sebagai tabungan, sehingga kau mempunyai sejumlah simpanan yang dapat kau pakai di dikala-dikala situasi keuangan sedang dalam situasi darurat atau uang bulanan terlambat.

 

Jumlah tabungan ini dapat kau tentukan sendiri sekian persen dari semua uang yang kau terima, misal 5-10%. Pisahkan uang tabungan ini dalam rekening tersendiri, sehingga kau tidak akan mencampuradukkan dengan uang kau yang lain.

 

Atau, kau juga dapat memasukkannya ke dalam celengan kau, dan jangan lupa menaruhnya dengan baik agar tidak hilang.

 

  1. Jangan Menunda Jika Pembayaran

Jika ideal jikalau kau senantiasa membayar semua tagihan seperti uang kos atau uang kuliah secara ideal waktu. Kamu bapak dan ibu mengirim uang atau kau baru saja menerima gaji, maka segeralah membayarkannya untuk uang sewa kosan.

 

Bukan hanya mendidik rasa tanggung jawab dan disiplin, tapi perbuatan ini juga akan menghindarkan kau dari sejumlah persoalan yang mungkin terjadi di luar perhitungan, misal kau kehilangan uang hal yang demikian, atau malah lupa membayarkannya sampai terlambat dan menimbulkan persoalan lainnya.

 

Intinya, jangan pernah menunda pembayaran yang utama ini. Karena ini benar-benar berisiko untuk menimbulkan persoalan lainnya. Bagaimanapun juga, berlaku disiplin akan lebih berdampak positif ke depannya dan membiasakan kau berlaku lebih baik dan teratur.

  1. Masak Sendiri dan Bawa Bekal Makanan

Hilangkan kultur manja dan dilayani dikala tinggal di indekos. Menjadi buah hati kos, semuanya serba sendiri agar keperluan terpenuhi, termasuk untuk makan. Jika di rumah, mungkin dikala lapar tinggal makan sebab makanan sudah tersedia di meja makan.

 

Jadi buah hati kos, tidak ada yang namanya pelayanan cuma-cuma. Jika kau pilih beli makan di luar atau pesan makanan secara online, yang ada justru akan menguras bujet bulanan kau.

 

Untuk itu, kau dapat memasak makanan kau sendiri pantas dengan selera, tidak perlu mahal, asalkan menyehatkan. Namun hanya perlu membiasakan diri memasak untuk makan sehari-hari, sebab ini lebih murah.

 

Jika kau kuliah dalam waktu yang lama, atau bagi kau yang berprofesi terbukti perusahaan tidak menyediakan makan siang, maka tidak ada salahnya untuk membawa bekal makan siang ke kampus atau ke daerah kerja. Sehingga kau tidak perlu membeli makan siang di luar dan mengeluarkan sejumlah uang.

 

  1. Jangan Malu Bawa Air Minum Sendiri

Biasakan diri untuk senantiasa membawa air minum sendiri, agar kau tidak perlu senantiasa membelinya di luar. Biar air mineral terbilang cukup murah, tapi sejatinya ini dapat dihemat untuk keperluan lebih penting lainnya.

READ  Banyaknya Startup Meningkatkan Perekonomian

 

Namun hanya sepatutnya terbiasa dan rela membawa bekal air minum saja dari kosan, sehingga dapat meminumnya kapanpun kau haus tanpa perlu menunggu atau menunda sampai kau membeli air minum kemasan botol di toko atau minimarket terdekat.

 

  1. Jangan Malas Cuci Tarif Sendiri

Cuma-cuma banyak daerah laundry baju yang menawarkan harga murah dan menggiurkan untuk menggunakan jasanya. Eits, memang selintas nampak murah, hanya sekitar Rp6.000-Rp7.000 per kg saja. Namun tahukah kau, dapat jadi jumlah baju yang kau kenakan dalam seminggu itu lebih dari satu kilo, malah beberapa kilo.

 

Nah, katakanlah dalam 1 minggu baju kotor kau mencapai 3 kg, berarti Rp6.000 x 3 = Rp18.000. Dalam sebulan jikalau 4 kali menggunakan jasa laundry, maka kau butuh merogoh kocek sebesar Rp18.000 x 4 = Rp72.000.

 

Detil dibayangkan, dengan uang Rp72.000 sebulan hanya untuk cuci baju di laundry, jikalau untuk beli deterjen baju dapat banyak sekali, bukan? Jika sabun cuci baju itu dapat digunakan untuk beberapa bulan ke depan jikalau kau bersedia mencuci baju sendiri. Hemat, kan?

 

Jadi, dengan semacam itu kau dapat menekan pengeluaran sebaik mungkin. Namun dapat mencuci baju tiap akhir minggu maupun dikala libur lainnya. Toh, dengan mencuci baju sendiri sama saja dengan olahraga, bukan? Badan lebih sehat sebab banyak bergerak.

 

  1. Pangkas Ketika Karena dan Manfaatkan Wi-Fi

Jangan memboroskan uang bulanan kau hanya untuk membeli paket dunia online yang besar tiap bulannya. Namun dapat menghemat tarif ini dengan sistem menggunakan fasilitas jaringan dunia online cuma-cuma (Wi-Fi/Wireless Networking) di fasilitas biasa yang biasanya tersedia di kampus, di kantor, indekos, atau daerah lainnya.

 

Bagi kau yang masih kuliah, selesaikan tugas-tugas kuliah di kampus, terpenting untuk tugas yang memerlukan koneksi dunia online. Bagi kau yang sudah berprofesi, selesaikan pekerjaan di kantor, sehingga tetap dapat dengan mudah menggunakan jaringan dunia online. Dengan semacam itu, kau dapat menghemat tarif yang lumayan besar tiap bulannya.

 

  1. Bawalah Uang Seperti Bepergian

Jangan pernah takut enggak dapat pulang ke kosan dikala bepergian.  yang pasti kau sudah menyiapkan ongkos pulang-pergi dikala keluar kosan, bukan? Nah, yang perlu dihindari adalah membawa uang berlebih dari yang hakekatnya diperlukan.

 

Tiap-tiap penting, sebab jikalau sulit mengatur diri dikala berhadapan dengan bermacam barang yang menggoda, maka uang itu malah akan mudah dibelanjakan. Jadi sebaiknya kau membawa sejumlah uang ideal dikala akan bepergian.

 

Tentu ini jauh lebih baik jikalau diperbandingkan dengan membawa uang dalam jumlah besar dan kau kewalahan untuk menahan nafsu belanja yang senantiasa menggebu. Hindari juga untuk membawa serta kartu ATM (Anjungan Tunai Mandiri) kau, agar tidak mudah termakan untuk menarik uang dan membelanjakannya.