Phuket yakni sebuah pulau tamasya di Thailand. Pulau ini sempat terkena bencana alam hebat, yakni tsunami pada tahun 2004. Musibah alam ini menelan ribuan korban jiwa dan juga merusak beberapa estetika pulau tamasya ini. Sekarang ini Phuket telah pulih dari bencana alam yang menimpanya dan telah kembali menjadi salah satu primadona tamasya Thailand.

 

Pulau tamasya yang mayoritas penduduknya beragama Buddha ini menawarkan panorama alam yang luar lazim dengan air laut yang hangat dan bening, menjadikannya salah satu tempat tamasya pantai yang paling populer di Asia. Phuket yakni pulau terbesar di wilayah Thailand, nanum pulau seluas 576 KM persegi ini masih lebih kecil jika dibandingkan dengan Singapura.

 

Secara geografi, wilayah Phuket kebanyakan yakni berupa pegunungan. Kawasan pegunungan tersebut menutupi sekitar 70% dari keseluruhan wilayah pulau ini. Sekitar 60% dari wilayah Phuket yakni hutan dan perkebunan. Dengan iklim tropisnya, Phuket memiliki 2 musim, musim kering dan musim hujan. Musim hujan lazimnya terjadi pada bulan Mei hingga dengan Oktober, sementara musim kering ada pada bulan November hingga dengan April dengan suhu rata-rata sektiar 23 derajat Celsius di dikala dingin, dan sekitar 29 derajat Celsius di dikala panas.

 

Sejak tahun 1980an, wilayah ini telah mulai dikembangkan sebagai wilayah tamasya oleh pemerintah Thailand. Sampai dikala ini hotel dan resort baru terus bermunculan di Phuket. Kecuali resort dan hotel, banyak juga villa dan rumah pribadi yang dibangun di pulau yang pernah dinobatkan sebagai salah satu tempat tujuan pensiun yang terbaik. Saat ini terdapat ribuan pensiunan dari berbagai negara yang tinggal di Phuket.

READ  Candi di Jawa Timur Ini Tawarkan Wisata Sejarah Seru

 

Untuk mencapai Phuket, terdapat 3 metode, yakni mengaplikasikan jalur udara, laut, dan darat.

 

Phuket memiliki sebuah bandara yang terletak di bagian utara pulau. Bandara ini melayani berbagai rute, termasuk dari Indonesia langsung menuju Phuket. Penerbangan dari Indonesia dilayani oleh maskapai AirAsia dengan rute dari dan ke Jakarta, serta dari dan ke Denpasar. Jalur udara lazimnya yakni metode mencapai Phuket yang paling murah jika dibandingkan dengan metode lain. Anda bisa menerima karcis pesawat murah dari Jakarta menuju Phuket dengan harga sekitar 600,000 Rupiah dengan lama perjalanan sekitar 3 jam.

 

Jalur laut juga yakni salah satu metode mencapai Phuket yang disukai pelancong. Dengan mengaplikasikan kapal dari daratan utama Thailand, anda akan mencapai Phuket dalam waktu sekitar 1 jam. Perjalanan menuju Phuket dengan kapal lazimnya cukup menyenangkan bagi anda yang menyenangi menikmati suasana laut, melainkan dalam kondisi berangin, kapal bisa bergoyang cukup banyak sehingga membikin beberapa orang pusing.

 

Jalur darat yakni alternatif lain yang bisa ditempuh pelancong untuk mencapai tempat tamasya ini. Umumnya jalur ini kurang diminati sebab memakan waktu yang cukup lama. Anda bisa mengaplikasikan bus dari terminal di Bangkok hingga dengan terminal di kota Phuket. Perjalanan bus ini akan memakan waktu sekitar 13 jam sehingga selain menghabiskan waktu, juga akan betul-betul melelahkan.

READ  Pesona Pantai di Yogyakarta yang Tak Boleh Dilewatkan

 

Phuket yakni sebuah pulau yang cukup besar sehingga anda akan memerlukan transportasi yang memadai pada dikala anda telah tiba di Phuket. Transportasi lazim di sekitar Phuket sangatlah minim, sehingga anda akan banyak mengaplikasikan taksi. Ada 4 jenis taksi di tempat ini:

 

  • Tuk-tuk: Amat khas Thailand, melainkan di Phuket tuk-tuk memiliki 4 roda, tak seperti di Bangkok yang memiliki 3 roda.
  • Taksi meter: Taksi lazim dengan kendaraan beroda empat sedan, mengaplikasikan meteran untuk memastikan harga
  • Taksi tak legal: Amat lazim yang dipakai untuk mengangkut penumpang
  • Taksi motor: Taksi yang mengaplikasikan sepeda motor

Namun dianjurkan untuk mengaplikasikan taksi meter sebab selain nyaman dan aman, harganya juga tak mahal. Kecuali, taksi meter kerap kali susah didapatkan jika anda tak mengorder sebelumnya. Kecuali itu pada musim tamasya yang ramai, beberapa taksi meter akan memilih untuk tak mengaplikasikan meteran. Sering saya, catatlah nomor telepon penyedia taksi meter sebab anda akan membutuhkannya nanti.

 

Tuk-tuk memang kendaraan yang unik dan tak bisa ditemukan di negara lain, melainkan mereka tak mengaplikasikan meteran untuk memastikan tarif perjalanan. Saya kali harga menaiki tuk-tuk jauh lebih mahal dari tarif taksi meter. Jika sarankan hindari mengaplikasikan tuk-tuk sebab selain kurang nyaman, harganya juga mahal dan menurut masyarakat lokal, tuk-tuk dioperasikan oleh mafia Thailand. Sering anda harus mengaplikasikan tuk-tuk, tawarlah harga sebelum menaiki kendaraan.

READ  Desa Eksotis Flores yang Terkenal di Kalangan Turis

 

Taksi tak legal yakni kendaraan lazim yang dipakai warga Phuket untuk mengangkut penumpang. Taksi jenis ini tak mengaplikasikan meteran, melainkan mengaplikasikan harga yang bisa dinegosiasi khususnya dahlu sebelum keberangkatan. Saya kali harga yang ditawarkan cukup mahal, malahan lebih mahal dari menaiki tuk-tuk, melainkan kendaraan yang dipakai lazimnya lebih nyaman dari tuk-tuk.

 

Taksi motor yakni transportasi paling murah yang ada di Phuket. Taksi motor bisa dibedakan dengan motor lazim dengan metode memandang pengemudinya. Pengemudi taksi motor lazimnya mengaplikasikan jaket atau rompi yang memiliki angka. Namun transportasi ini kurang dianjurkan jika ingin mencapai perjalanan jauh sebab kurang nyaman. Kecuali, jika anda hanya ingin menjalankan perjalanan singkat di dalam kota, taksi motor sangatlah layak.

 

Kecuali itu, anda juga bisa memilih menyewa kendaraan dan menyetir sendiri. Sering anda ingin menyewa kendaraan, anjuran saya hindari kendaraan bertipe jip.  berkendara masyarakat lokal juga betul-betul buruk, banyak dari mereka yang melanggar hukum lalu lintas, oleh sebab itu berhati-hatilah di jalan.