Pernahkah Anda mendengar seseorang berkata, “Hati-hati sekiranya ingin cabut gigi, nanti bisa buta, lho!” Apa sebetulnya perbuatan pencabutan gigi itu? Benarkah pencabutan gigi bisa menyebabkan keadaan yang fatal seperti kebutaan?

 

Dalam praktik sehari-hari dokter gigi, perbuatan dan perawatan yang dilakukan cukup variatif, mulai dari membersihkan karang, menambal, sampai memasang implan. Akan melainkan, pencabutan gigi tetaplah salah satu perbuatan yang paling banyak dilakukan oleh dokter gigi. Lazimnya pencabutan dilakukan sebab keadaan gigi berlubang tersebut sudah tidak bisa ditambal dan dipertahankan lagi, sehingga sekiranya tidak dilakukan pencabutan, justru akan berbahaya kesehatan jaringan di sekitarnya serta kesehatan tubuh.

READ  Alternatif Susu yang Tak Kalah Sehat dari Susu Sapi

Kecuali itu, terdapat beberapa keadaan yang memang memerlukan perbuatan pencabutan, seperti:

 

  • Perawatan pemasangan kawat gigi, guna memenuhi kebutuhan ruangan
  • Gigi yang berada di garis fraktur atau patahan tulang rahang, agar tidak menghambat penyembuhan atau menyebabkan infeksi
  • Gigi yang mengalami overeruption (kelainan posisi)
  • Gigi yang patah atau retak pada keadaan tertentu
  • Penyakit periodontal (penyakit pada jaringan pendukung gigi yang parah)
  • Gigi yang mengalami gangguan pertumbuhan, seperti yang awam terjadi pada geraham bungsu
  • Gigi supernumerary (gigi dengan jumlah yang berlebih)

 

Pada keadaan-keadaan di atas, karenanya ingin tidak ingin gigi wajib dicabut. Namun dalam kenyataannya, banyak sekali orang yang menunda malah tidak mau melaksanakan pencabutan gigi dikarenakan rasa takut kepada efek pencabutan gigi tersebut.

READ  Beragam Tindakan yang dapat Dilakukan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi]

 

Namun, apakah benar pencabutan gigi bisa menyebabkan kebutaan? Halaman selanjutya penjelasan selengkapnya.

 

Cabut Gigi Dapat Menyebabkan Kebutaan?

Kepercayaan yang berkembang di masyarakat ialah bahwa mencabut gigi, lebih-lebih gigi atas, bisa memberi pengaruh mata atau menyebabkan kebutaan. Tentu saja hal itu hanya mitos belaka. Pencabutan gigi tidak menyebabkan kebutaan, dan karenanya tidak perlu dikhawatirkan.

 

Pencabutan gigi yang dilakukan sesuai dengan prosedur (termasuk pasien yang bersikap kooperatif dalam mematuhi larangan dokter gigi sesudah pencabutan), karenanya tidak akan memunculkan efek negatif atau berbahaya bagi tubuh. Jadi, sekiranya Anda mempunyai situasi sulit pada gigi dan dokter memberi masukan untuk dilakukan pencabutan, Anda tidak perlu cemas dan ragu lagi untuk melaksanakan pencabutan gigi.

READ  Berbagai Masalah Gigi pada Anak & Solusi Mengatasinya

 

Informasikan kepada dokter Anda mengenai keadaan kesehatan dan penyakit yang diidap (sekiranya memang ada), sebab beberapa penyakit seperti diabetes, jantung, dan hipertensi betul-betul memberi pengaruh perbuatan pencabutan. Beritahukan juga sekiranya Anda sedang hamil atau menyusui.