Yogyakarta adalah satu di antara banyak daerah Indonesia yang menjadi destinasi tamasya favorit. Selain menawarkan pesona tradisional yang khas, Jogja juga menawarkan keindahan alam yang tidak boleh dilewatkan. Salah satunya ada di wilayah Gunungkidul, di mana kau dapat menemukan pantai, gua, air terjun, hingga tebing sekalian. Di antara banyak pilihan tersebut, Pantai Baron menjadi objek yang cukup ramai dikunjungi pelancong.

 

Tak seperti pantai lain, nama Pantai Baron justru tidak mengandung faktor Jawa. Pasalnya, Pantai Baron ditemukan oleh ningrat Belanda, Baron Skeber saat mendaratkan kapalnya di pantai ini. Selain itu, Baron diketahui sebagai “bule sakti” karena pernah bertempur melawan Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram. Pantai ini juga menjadi markas Belanda pada tahun 1930. Itulah sejarah di balik penamaan “Baron” untuk pantai ini.

 

Dengan sejarah unik serta pesona alam yang menawan, Pantai Baron dapat coba kau usulan ke daftar perjalanan selanjutnya. Lalu, apa saja yang dapat kau lakukan selama di Pantai Baron? Yuk, simak ulasan berikut ini!

 

Pemandangan pantai yang tidak ada duanya

Pantai Baron adalah sebuah teluk berbentuk ‘U’ yang diapit oleh perbukitan karang berwarna hijau.  Meskipun pasir pantai yang dimiliki berwarna kecokelatan, air laut Pantai Baron masih amat natural dengan warna biru kehijauan. Secara keseluruhan, pantai ini menawarkan pesona asri yang dapat kau nikmati.

 

Selain itu, Pantai Baron juga memiliki karakter ombak yang berbeda dengan gugusan pantai lain di Gunungkidul. Di sini, kau diizinkan untuk bermain air dan berenang karena ombak yang diciptakan cukup bersahabat. Meskipun semacam itu, kau tetap perlu berhati-hati dan tidak melampaui garis batas aman, ya!

 

Berenang di sungai bawah tanah

Satu lagi fenomena alam yang cukup langka di Pantai Baron adalah sungai bawah tanah. Sungai ini memiliki aliran air yang bersatu dengan air laut. Meskipun semacam itu, air sungai tersebut tetap memiliki rasa tawar. Selain mengamati keunikannya, kau juga dapat berenang di sungai yang berada di sisi barat pantai.

READ  Hal yang menarik dari Pantai Parangtritis

 

Tak cuma itu, sungai ini juga memiliki sebuah mitos. Konon, pasangan yang mengunjungi zona sungai bawah tanah akan dipersatukan meskipun berasal dari kelompok atau status yang berbeda. Nah, kian beratensi untuk mengunjunginya, bukan?

 

Berburu foto di Goa Jomblang

Kalau punya waktu lebih, cobalah untuk berkunjung ke Goa Jomblang, sekitar 1 jam perjalanan dari Pantai Baron. Biasanya, pengunjung datang untuk berburu foto saat sinar sang surya masuk ke gua. Sinar yang masuk dan memantul ke berbagai sudut gua seolah menjadikan panorama yang unik.

 

Saat menuju Goa Jamblang, pelancong perlu via jalur yang cukup menantang. Nantinya, kau akan ditarik ke bawah mengaplikasikan sebuah tali. Meskipun semacam itu, kau tidak perlu cemas karena semua peralatan yang diaplikasikan sudah teruji aman. Untuk mengamati pesona ini, malahan pengunjung akan dikenakan biaya yang cukup mahal sekitar Rp450.000 per orang.

 

Lokasi Goa Jamblang memang cukup terpencil, sehingga dibutuhkan peta untuk memudahkan perjalananmu. Melainkan kalau tidak percaya diri, kau dapat meminta bantu warga setempat untuk mengantar ke sana. Lalu, jangan lupa untuk berikan upah sebagai ucapan terima kasihmu.

 

Berkemah di bukit karang

Perbukitan karang yang mengapit pantai nyatanya bukan cuma pemanis semata, lho. Di bukit tersebut, kau juga dapat mendirikan tenda untuk bermalam bersama rombongan. Suasana malam di sana tentu akan membuatmu takjub dengan panorama langit berbintang yang bebas polusi. Kalau berniat untuk mengunjunginya, kau patut waspada kepada karang-karang di sana supaya tidak terluka.

 

Memancing ikan dari atas bukit

Pantai Baron semenjak dahulu diketahui sebagai habitat ikan-ikan predator permukaan air, seperti ikan tenggiri, ikan kuwe gerong, dan ikan barakuda. Ada pula ikan-ikan penghuni karang seperti ikan kakap merah dan ikan kerapu. Sebab itulah, kau tidak boleh meremehkan hasil tangkapan nelayan Pantai Baron.

 

Bagi pengunjung yang hobi memancing, kau dapat mencoba peruntungan di kampung nelayan ini. Untuk menuju lokasinya, kau perlu berjalan sekitar 15 menit menuju perbukitan setinggi 20 meter. Supaya aktivitas memancingmu sukses, gunakanlah senar dan mata kail yang kuat. Meskipun untuk umpan, kau dapat membelinya di sekitar Pantai Baron.

READ  Jangan Lupa Kunjungi 5 Pantai Ini

 

Mengunjungi Baron Techno Park

Selain tamasya alam, di Pantai Baron kau juga dapat menemukan sebuah teknologi canggih. Ada Baron Techno Park, sebuah pembangkit listrik dan kekuatan alam yang berlokasi di tebing sisi barat pantai. Di daerah ini, kau dapat mengamati berbagai peralatan seperti panel surya dan jam sang surya.

 

Untuk mencapai Baron Techno Park, kau dapat menuju jalur pertigaan menanjak yang berada di dekat pos retribusi pantai. Setelah itu, kau cukup meniru jalur yang ada hingga hingga di lokasi. Untuk mengenal lokasinya lebih terang, kau dapat bertanya pada penjaga pos retribusi di sana.

 

Berkunjung ke Mercusuar Tanjung Baron

Di bukit karang sebelah timur pantai, kau akan mengamati sebuah menara putih setinggi 40 meter. Mercusuar Tanjung Baron yang dibangun pada tahun 2014 ini berfungsi sebagai pemandu kapal dan dioperasikan oleh Dirjen Perhubungan Laut. Meskipun masih aktif berfungsi dalam dunia pelayaran, mercusuar ini tetap dibuka untuk awam.

 

Kamu dapat naik ke mercusuar ini dengan membayar karcis seharga Rp5.000. Ada sembilan ruangan yang terhubung dengan tangga spiral yang cukup curam dan sempit. Untuk menghindari bahaya, kau dianjurkan untuk melepas alas kaki karena situasi tangga cukup licin. Selain mengamati situasi mercusuar, di puncak menara kau juga dapat mengamati panorama senja kalau datang di waktu yang ideal.

 

Puncak Selfie Baron Hill

Bagi yang gemar selfie, jangan lewatkan untuk mengunjungi Puncak Selfie Baron Hill. Untuk menemukannya, kau cuma perlu berjalan ke arah utara dari Mercusuar Tanjung Baron. Di puncak ini sudah tersedia sebagian titik foto unik, mulai dari papan berbentuk hati, sayap, dan masih banyak lagi. Selain berfoto dengan latar belakang unik, pesona Pantai Baron dari ketinggian malahan akan menambah menawan hasil fotomu.

READ  Wisata Thailand – Koh Samui Surat Thani

 

Menyantap hidangan laut di pinggir pantai

Satu lagi aktivitas yang tidak boleh kau lewatkan di Pantai Baron adalah menyantap hidangan laut di pesisir pantai. Ada banyak toko yang memberi tahu kuliner seafood, mulai dari ikan bakar, kepiting, hingga udang. Ada pula hasil laut khas Pantai Baron, adalah ikan windu, ikan kakap, ikan bawal putih, dan ikan tongkol. Kamu bebas memilih menu apapun yang disukai.

 

Selain menyantap segera kuliner siap saji, kau juga dapat membeli hasil laut segar untuk dibawa pulang. Di Pantai Baron, terdapat Daerah Pelelangan Ikan (TPI) yang akan menawarkanmu berbagai hasil laut dengan harga yang cukup relatif murah.

 

Kalau ia sebagian hal menarik yang dapat kau lakukan saat berkunjung ke Pantai Baron. Kalau datang di saat yang ideal, kau dapat menyaksikan aliran sungai berubah arah dan membelah pasir pantai secara horizontal. Selain tersebut umumnya terjadi 5 tahun sekali. Ada pula upacara sedekah laut tiap-tiap tanggal 1 Syura. Upacara ini dilaksanakan nelayan setempat sebagai ungkapan rasa syukur atas melimpahnya hasil laut.

 

Untuk menuju pantai ini, kau perlu mencapai sekitar 2 jam berkendara dari pusat Kota Yogyakarta. Bagi pengunjung dengan kendaraan pribadi, kau dapat menuju Wonosari dan meniru terus meniru pertanda jalan yang tersedia. Selain itu, kau juga dapat mengaplikasikan bis awam arah Wonosari dari Terminal Giwangan. Setelah itu, dilanjutkan dengan bis ke arah Pantai Baron.

 

Untuk harga karcis, kau perlu mengeluarkan uang sebesar Rp10.000.  tersebut juga dapat diaplikasikan sebagai akses masuk pantai lainnya, adalah Pantai Sundak, Pantai Krakal, dan Pantai Kukup. Dengan biaya tersebut, kau sudah dapat menikmati berbagai fasilitas berupa WC awam, wahana bermain anak, toko cendera mata, daerah parkir, dan perahu mesin. Tersedia pula sebagian penginapan bagi pelancong yang mau bermalam.