Hepatitis C termasuk ragam infeksi hati paling parah bila dibandingi dengan ragam hepatitis yang lainnya. Keadaan ini umumnya tidak akan menimbulkan gejala hingga infeksi telah ada di tahapan kronis. Anda benar-benar membutuhkan perawatan dokter supaya kesehatan tubuh tetap terjaga. Selain mendapatkan perawatan dokter, penderita hepatitis C juga perlu memakai serangkaian budaya hidup sehat untuk mengelola penyakitnya.

 

Berikut ini berjenis-jenis budaya hidup sehat yang perlu Anda terapkan dalam keseharian dikala didiagnosis mempunyai hepatitis C:

 

Istirahat yang cukup

Salah satu efek samping dari pengobatan hepatitis C merupakan kelelahan. Oleh karena itu, Anda direkomendasikan untuk mengurangi kegiatan dan lebih banyak menyempatkan waktu untuk beristirahat. Istirahatlah tiap-tiap kali Anda merasa lelah dan jangan memaksakan diri untuk terus beraktivitas.

 

Jikalau terus dipaksakan, tubuh justru akan terbebani sehingga tenaga bendung tubuh makin menurun. Akhirnya Anda akan mudah kecapekan dan susah untuk melaksanakan berjenis-jenis kegiatan produktif tiap-tiap harinya.

READ  Tahapan prosedur operasi katarak

 

Mulai makan makanan sehat

Jangan lagi makan makanan yang tidak sehat yang bisa memperburuk situasi kesehatan Anda. Usahakan untuk memakai pola makan bergizi sepadan dengan mengonsumsi kombinasi karbohidrat, protein, dan lemak sehat. Selain itu, jangan lupa untuk melengkapinya dengan asupan vitamin dan mineral dari sayur dan buah-buahan segar.

 

Anda juga bisa menambahkan diet BRAT dalam menu makanan Anda. BRAT merupakan singkatan dari Banana (pisang), Rice (nasi), Applesauce (saus apel, merupakan apel yang dihaluskan tetapi bukan di jus), Toast (roti panggang).

 

Hindari makan makanan tinggi garam dan protein hewani karena bisa merusak hati. Apalagi bila Anda telah terkena sirosis atau kerusakan hati. Hati alias liver Anda telah tidak lagi kapabel bekerja maksimal untuk menyaring kelebihan urea yang banyak dibuat dari dua ragam makanan ini.

READ  Cara Cepat Mengatasi Pusar Bau, Berdasarkan Penyebabnya

 

Kadar urea yang menumpuk terlalu banyak dalam tubuh akan menimbulkan efek kelelahan kronis, hingga koma dan bahkan kematian.

 

Hindari mengonsumsi makanan pedas

Orang dengan hepatitis C umumnya mempunyai pencernaan yang lebih peka. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan yang terlalu pedas bisa memicu mual, muntah, dan juga diare. Oleh karena itu, cobalah untuk menghindari makan makanan ragam ini selama perawatan berlangsung.

 

Rutin berolahraga

Tidak hanya pada orang sehat, olahraga akan sungguh-sungguh bermanfaat untuk orang sakit, termasuk bila Anda mempunyai hepatitis C. Menjaga berat badan tetap sehat dengan berolahraga rutin menolong Anda terhindar dari komplikasi penyakit hati seperti diabetes dan juga penyakit jantung.

READ  Gigi Bermasalah Tanda Adanya Penyakit

 

Selain itu, olahraga juga telah rupanya bisa meningkatkan suasana hati dan mengurangi stres imbas terus memikirkan penyakit kronis yang sedang dimiliki.

 

Tidak perlu melaksanakan olahraga berat dalam waktu yang lama, Anda hanya perlu berjalan santai selama 30 menit sehari untuk menjaga tubuh tetap dalam situasi sehat dan bugar meskipun mempunyai hepatitis C.

 

Tidak minum minuman menandung alkohol

Memabukkan bisa membuat situasi hati Anda menjadi lebih cepat rusak, apalagi pada penderita hepatitis C. Memabukkan bisa menyebabkan peradangan dan perlemakan hati.

 

Oleh karena itu, bila telah didiagnosis mempunyai hepatitis C sebaiknya Anda menghentikan budaya minum alkohol. Pasalnya, minum alkohol dikala mempunyai hepatitis C hanya akan memperburuk situasi hati Anda yang telah rusak imbas infeksi kronis.