Melahirkan caesar mungkin membuat Anda cuma menikmati sedikit sakit saat melahirkan. Melainkan, sesudah Anda melahirkan, Anda akan menerima bekas jahitan caesar. Seperti pada operasi lainnya, operasi caesar juga meninggalkan bekas jahitan pada kulit Anda dan seharusnya Anda rawat hingga kering. Jika tak, maka dapat saja Anda mengalami keadaan sulit pada bekas jahitan sesudah operasi caesar.

 

Situasi bekas jahitan sesudah operasi caesar

Normalnya, pada sebagian bulan pertama sesudah melahirkan, luka bekas caesar menonjol merah atau merah muda. Kemudian, warna luka menjadi lebih pucat dengan garis tipis. Beberapa wanita mungkin memiliki luka lebih lebar dan lebih tebal dengan kulit yang timbul. Melainkan, sekiranya tak dirawat dengan baik, luka bekas caesar dapat bermasalah.

 

Situasi bekas jahitan, seperti infeksi, dapat terjadi langsung sesudah Anda melahirkan atau selama masa pemulihan. Infeksi pada bekas jahitan mungkin jarang terjadi sekiranya Anda merawat bekas jahitan caesar Anda dengan benar. Melainkan, sekiranya luka tak dirawat, hal ini mungkin saja terjadi. Wanita hamil yang melahirkan normal memiliki kemungkinan lebih kecil untuk mengalami infeksi sesudah melahirkan.

READ  Fenomena Langka Saat Bayi Terlahir Masih Terbungkus Kantung Ketuban

 

Infeksi pada luka bekas jahitan caesar dapat terjadi karena adanya pertumbuhan kuman pada bekas jahitan Anda. Hal ini lebih sering kali terjadi pada wanita yang berisiko tinggi, seperti yang memiliki diabetes, penyakit autoimun, atau komplikasi kehamilan (seperti tekanan darah tinggi).

 

Jika Anda melahirkan dengan sistem operasi caesar, tentu Anda akan menerima bekas jahitan. Bekas jahitan ini memerlukan waktu 4-6 minggu untuk penyembuhan. Selama masa penyembuhan, terdapat sebagian hal yang seharusnya Anda observasi untuk mencegah infeksi pada luka ini, yakni:

 

  • Rehat yang cukup. Kegiatan mengurus bayi Anda sesudah melahirkan mungkin dapat membuat Anda kelelahan dan kurang tidur. Melainkan, sebisa mungkin usahakan agar senantiasa menerima waktu tidur yang cukup. Tidurlah saat bayi Anda tidur.
  • Jangan lakukan kegiatan berat khususnya dulu. Mengerjakan kegiatan berat dapat membuat luka sayatan Anda menjadi lebih buruk. Sebaiknya hindari mengangkat muatan berat atau melaksanakan profesi berat hingga bekas luka Anda benar-benar sembuh. Taruhlah semua sesuatu yang Anda butuhkan di dekat Anda, sehingga Anda lebih gampang untuk menjangkaunya, seperti air minum.
  • Jaga perut Anda dengan baik. Saat Anda batuk, mengakak, atau bersin, sebaiknya peganglah perut Anda (tepatnya di tempat bekas luka) dengan sedikit memberi tekanan. Hal ini untuk menjaga agar perut Anda tak terguncang berlebihan. Berdirilah dengan tegak saat Anda berjalan.
  • Banyak minum. Tubuh Anda memerlukan banyak cairan saat proses penyembuhan dan menyusui. Minum banyak cairan juga dapat menolong Anda terhindar dari sembelit.
  • Makan dengan baik. Gizi yang terpenuhi dengan baik dapat mendukung pertumbuhan jaringan yang sehat, sehingga luka bekas sayatan sesar Anda dapat sembuh dengan kencang.
  • Bersihkan luka Anda secara teratur. Pastikan Anda senantiasa membersihkan luka dan mengganti kain penutup luka. Pastikan juga tempat di sekitar luka Anda tak lembab. Tempat yang lembab dapat memicu timbulnya infeksi kuman.
  • Jangan menerapkan baju yang ketat. Pakaian ketat cuma akan menutup luka sehingga luka lebih sulit untuk kering dan sembuh. Sebaiknya gunakanlah baju yang longgar.
  • Pakai obat dengan baik. Jika Anda diberikan antibiotik oleh dokter, sebaiknya minum obat tersebut secara rutin. Jangan hingga melewatkannya hingga pengobatan selesai. Jika Anda menikmati sakit pada bekas luka Anda, mungkin Anda perlu mengambil obat antiperadangan untuk meminimalkan rasa sakit dan mencegah peradangan pada bekas sayatan. Sebaiknya, langsung periksakan ke dokter.
READ  Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan