Kelahiran buah hati pasti jadi peristiwa yang sangat ditunggu-tunggu setiap calon orang tua. Akan tapi, di ketika yang sama ibu juga gugup akan progres persalinannya. Bagaimana jikalau tak kuat menahan rasa sakit melahirkan? Tenang, ada sebagian hal simpel yang rupanya dapat meredakan rasa sakit melahirkan. Apa saja?

 

Beraneka metode meredakan rasa sakit melahirkan, kecuali gunakan obat bius :

 

  1. Pemandangan dan suasana

Apa yang Anda lihat dan lingkungan di sekitar Anda akan memengaruhi emosionil dan perilaku Anda. Jadi, ketika bersalin sebaiknya ciptakan lingkungan atau suasana yang paling membuat Anda merasa tenang dan nyaman.

 

Sekiranya Anda melahirkan di rumah sakit, memang hampir mustahil untuk memilih kamar dengan jendela atau panorama yang menyenangkan. Tapi, hal ini dapat disiasati dengan membawa serta foto tamasya terakhir atau panorama yang cantik ketika bersalin. Para suami juga dapat membantu menghias ruangan dengan membawa bunga kesukaan istri.

 

  1. Bunyi dan musik

Terapi musik dapat menjadi bantuan yang tepat sasaran untuk membantu Anda rileks dan memecahkan kontraksi yang menyakitkan. Anda mungkin suka bunyi seperti deburan ombak, burung berkicau, atau gemercik air yang dapat membuat Anda fokus pada suaranya, bukan pada rasa sakit melahirkan.

READ  Cara untuk Merapatkan Vagina Setelah Melahirkan

 

Terapi musik malahan dapat dimulai sejak Anda hamil. Sebuah penelitian di Brazil menemukan bahwa memperdengarkan musik favorit sejak umur kehamilan lima bulan mampu meredakan stres menjelang persalinan.

 

Tapi, jikalau Anda mau memperdengarkan bunyi-bunyi atau musik tertentu sambil bersalin, sebaiknya bicarakan dahulu dengan dokter kandungan atau bidan Anda sebelumnya. Pasalnya, setiap dokter dan klinik bersalin memiliki kebijakan yang berbeda-beda soal undang-undang memutar musik sambil melahirkan.

 

  1. Wangi-wangian yang menenangkan

Beberapa bebauan atau bau juga dapat menenangkan ibu ketika melahirkan. Sekiranya Anda berencana untuk melahirkan di rumah sakit atau klinik bersalin, Anda dapat membawa sebagian perabotan dari rumah yang wanginya Anda sukai. Seumpama selimut kesayangan Anda, pakaian milik suami, dan lain-lain.

READ  Berbagai Kebiasaan yang Mungkin Ibu Hamil Lewatkan

 

  1. Pijatan

Ada orang yang suka dipijat, dan ada juga yang merasa tak nyaman jikalau dipijat. Sekiranya Anda atau istri Anda tak suka dipijat, tak perlu dipaksakan.

 

Ada sebagian spot pada wajah yang menonjol menegang ketika rahim berkontraksi. Seumpama di komponen alis, rahang , dan tangan. Tekan-tekan lembut spot tersebut, jikalau Anda merasa nyaman dapat ditambahkan gerakan memutar sambil ditekan.

 

Untuk area perut jangan dipijat. Cukup dengan mengelus-elus dengan gerakan memutar. Anda juga dapat minta pasangan memijat dengan handuk hangat untuk melemaskan otot-otot. Pijatan dapat memicu produksi hormon endorfin yang ialah pereda rasa sakit yang alami.

 

  1. Sentuhan

Bagi sebagian orang, sentuhan lembut dari orang terkasih saja sudah cukup menenangkan dan mengurangi rasa sakit. Sentuhan yang penuh beri sayang akan ikut serta membantu produksi hormon oksitosin. Hormon ini dikenal paling ampuh untuk membantu redakan nyeri pada wanita bersalin.

 

Jadi, genggam tangan suami, orang tua, mertua, atau kakak Anda sambil bersalin. Mereka juga dapat mengelus perlahan punggung tangan atau lengan Anda.

READ  Dampaknya Bagi Ibu dan Bayi Dalam Kandungan

 

  1. Atur pernafasan Anda

Ini ialah salah satu teknik yang paling biasa dilaksanakan untuk mengurangi rasa sakit. Selain meredakan rasa sakit melahirkan, teknik pernafasan juga dapat memecahkan mual atau pusing.

 

Jadi ketika bersalin, usahakan untuk mengendalikan nafas Anda, jangan hingga Anda kehabisan nafas atau tersengal-sengal.

 

Tarik nafas sedalam-dalamnya melalui hidung (atau mulut). Bendung sejenak, kemudian embuskan nafas sepelan mungkin melalui mulut Anda. Ulangi terus selama Anda bersalin, terutamanya ketika rasa sakit memuncak.

 

  1. Buat sugesti-sugesti positif

Rasa sakit melahirkan itu tak semenakutkan yang Anda bayangkan. Kian dipikirkan, rasa sakitnya justru akan kian terasa. Karena itu, ketimbang mengkhawatirkan seperti apa sakitnya melahirkan, tanamkan pikiran-pikiran (sugesti) yang positif tapi simpel.

 

Dalam benak Anda, ulangi kata-kata seperti, “Hati trampil, kencang keluar,” atau, “Aku sehat dan kuat, persalinan ini pasti lancar.”