Impotensi atau disfungsi ereksi adalah kondisi di mana penis pria tak dapat ereksi (menegang) secara optimal saat mendapatkan rangsang. Disfungsi ereksi ini umumnya menyerang pria dengan usia lanjut dan disebabkan oleh sebagian kondisi kesehatan tertentu. Antara lain yang dapat menyebabkan impotensi adalah penyakit yang berkaitan dengan aliran darah seperti stroke, diabetes, hipertensi, serta akibat konsumsi obat-obatan dan alkohol. Lalu adakah metode mencegah impotensi di usia senja? Simak penjelasannya di bawah ini.

 

Bermacam-macam metode untuk mencegah impotensi

  1. Kendalikan tekanan darah dan kolesterol tinggi

Kolesterol tinggi atau tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah, termasuk pembuluh darah yang mengalirkan darah ke penis supaya dapat ereksi dengan optimal. Jika di usia muda tekanan darah dan kadar kolesterol Anda telah mulai di atas batas normal, silakan konsultasi rutin ke dokter. Pastikan dokter memantau kadar kolesterol dan tekanan darah Anda.

 

Jika Anda terlanjur mengalami kondisi kolesterol atau tekanan darah yang telah tinggi, Anda dapat menerapkan sebagian obat-obatan. Perlu dipandang juga bahwa obat tekanan darah ada yang berpengaruh pada kesanggupan ereksi Anda. Maka, penting untuk senantiasa konsultasi ke dokter untuk menemukan pilihan perawatan dan obat terbaik untuk kesehatan Anda.

READ  Bayi Belum Turun ke Panggul Menjelang Persalinan

 

  1. Jaga pola makan

Pola makan atau diet yang tak sehat juga dapat menjadi penyebab impotensi. Untuk mencegah impotensi, ada baiknya perbaiki pola makan Anda dari kini.

 

Penelitian telah menunjukkan bahwa makan makanan berlemak, makanan yang digoreng, serta jarang makan buah dan sayur dapat memicu risiko impotensi pada pria. Makanan tak sehat hal yang demikian dapat menyebabkan aliran darah ke penis jadi terhambat.

 

Dr. Andrew McCullough, dosen urologi di Langone Medical Center New York University mengatakan bahwa ada penelitian terupdate yang menganjurkan bahwa diet Mediterania baik untuk mencegah impotensi. Diet ini menganjurkan fokus untuk makan makanan seperti buah-buahan, sayuran, gandum utuh, lemak sehat dari kacang-kacangan, minyak zaitun, dan ikan.

READ  Jenis Terapi untuk Mengobati Kecanduan Seksual

 

  1. Batasi minuman memabukkan

Alkohol dapat memengaruhi hormon testosteron pria, yang mengakibatkan gairah seks Anda menurun dan kesanggupan penis ereksi bahkan terganggu.

 

Ketika Anda mengonsumsi alkohol, ini dapat mengacaukan sinyal otak supaya darah tetap mengalir ke penis. Karena penerimaan sinyal otak, penis, dan darah kacau, maka ereksi tak akan berjalan baik dan tak dapat bertahan lama juga.

 

Dr. Ira Sharlip, seorang dosen urologi di University of California San Francisco School of Medicine mengatakan bahwa minum alkohol secara berlebihan dapat menyebabkan kerusakan organ hati, kerusakan syaraf, serta mengganggu keseimbangan normal kadar hormon seks pria yang dapat berujung pada impotensi di usia senja.

 

  1. Rajin olahraga

Kurang gerak dan olahraga dapat memicu pria terkena disfungsi ereksi. Maka untuk mencegah impotensi Anda direkomendasikan untuk berolahraga rutin. Disarakan untuk mengerjakan olahraga seperti berlari, berenang, dan olahraga aerobik lainnya yang dapat menolong melancarkan aliran darah.

READ  Efek Buruk Akibat Sering Ditanya Sudah Isi

 

Bagi pria tak direkomendasikan untuk bersepeda terlalu lama tiap-tiap harinya. Karena duduk di jok sepeda yang cukup keras selama berjam-jam tiap-tiap hari dapat memberi tekanan berlebihan pada area perineum, adalah bagian antara skrotum dan anus. Pembuluh darah dan syaraf di sekitar penis dan selangkangan dapat terganggu oleh tekanan akibat duduk di jok sepeda terlalu lama tiap-tiap hari. Stop ini seketika dapat menganggu aliran pembuluh darah penis sampai menyebabkan impotensi.

 

  1. Rokok mengisap rokok

Maka berarti membawa zat nikotin masuk ke aliran darah. Zat ini dapat merusak pembuluh darah dan menahan aliran darah ke penis. Maka ini dapat menjadi penyebab penis Anda tak dapat ereksi secara optimal.

 

Jangan tunggu sampai terlambat, lebih baik seketika hentikan tradisi mengisap rokok sedini mungkin untuk mencegah impotensi di usia lanjut.