Keluhan selama kehamilan biasanya akan kian bertambah seiring dengan membesarnya perut Anda. Setiap bagian pada tubuh ibu hamil, pasti akan mengalami perubahan dan biasanya akan menimbulkan keluhan. Komponen perut mungkin akan menjadi bagian yang paling ‘rewel’ dikala Anda hamil. Apa saja gangguan perut dikala hamil yang mengganggu kenyamanan Anda?

 

Gangguan perut dikala hamil yang mungin akan terjadi pada Anda

  1. Akibat dari membesarnya rahim

Jangan dikira dengan membesarnya rahim tidak akan ada gangguan perut dikala hamil yang terjadi. Seiring dengan membesarnya kehamilan, maka rahim pun akan kian besar. Hal ini membuat ibu merasa lebih mudah kembung, perut lebih pesat penuh dan kian sulit menarik nafas. Segala hal ini terjadi dampak rahim yang membesar menyokong organ-organ di dalam perut maupun di sekitar perut.

 

Gejalanya, ibu hamil yang mengalami keadaan sulit-keadaan sulit dampak membesarnya rahim akan merasakan gejala berupa ketidaknyamanan. Apabila mengalami perut kembung atau perut terasa penuh biasanya ditandai dengan malas makan. Sementara, sulit nafas dapat terjadi sewaktu-waktu, khususnya dikala kehamilan telah cukup besar dan ibu merasa kelelahan.

 

Atasi dengan banyak istirahat dan siasati makan dengan metode makan sedikit namun sering. Hindari makan sekaligus dalam jumlah besar sebab dapat menambah rasa kembung dan penuh.

READ  Cara Melahirkan Bayi yang Meninggal Dalam Kandungan

 

  1. Nyeri ligamen

Nyeri ligamen biasanya dirasakan pada daerah perut kanan atau kiri bawah dan dapat saja menjalar sampai ke daerah sekitar paha. Ligamen yang dimaksud di sini ialah ligamentum rotundum yang ialah salah satu jaringan penyangga rahim. Dikala kehamilan telah mulai membesar, ligamen ini akan meregang. Dikala inilah ibu hamil akan merasakan rasa tidak nyaman sampai nyeri.

 

Gejalanya, rasa nyeri pada zona perut kanan atau kiri bawah sampai menjalar ke sekitar paha. Meski hal ini ialah keadaan sulit yang normal terjadi pada ibu hamil, khususnya pada kehamilan usia 6 bulan ke atas, namun rasa nyeri kadang-kadang membuat ibu hamil tidak nyaman dikala beraktivitas.

 

Untuk mengatasi rasa nyeri yang sangat mengganggu dapat dengan metode bersujud. Lakukan selama kurang lebih 30 detik sampai 1-2 menit, biasanya nyeri akan hilang dengan sendirinya. Cara lain ialah dengan meringkuk ke sisi kiri dengan posisi meringkuk seperti bayi. Pertahankan posisi ini selama 30 detik sampai 1-2 menit.

READ  Fenomena Langka Saat Bayi Terlahir Masih Terbungkus Kantung Ketuban

 

  1. Ambeien

Ambeien sepertinya menjadi keadaan sulit sejuta ibu hamil, dan hal ini juga normal terjadi selama hamil. Ambeien terjadi sebagai format dari metode tubuh untuk dapat meningkatkan jumlah makanan yang diserap tubuh. Selama hamil juga, pergerakan usus lebih lambat dibandingkan dikala tidak hamil, jadinya sembelit pun sering datang. Sulit BAB pada ibu hamil juga disebabkan oleh dampak hormon, seperti hormon progesteron.

 

Gejalanya, sama seperti gejala sembelit pada orang yang tidak hamil, ialah BAB keras dan perasaan seperti tidak tuntas. Gangguan perut dikala hamil ini kadang kala membuat ibu hamil jadi tidak nyaman. Untuk itu, atasilah dengan metode yang tepat, ialah membiasakan konsumsi makanan sumber serat seperti buah dan sayur.

 

Selain itu, penuhi juga kebutuhan cairan (minimal 2,5 sampai 3 liter air putih setiap hari) untuk menolong pencernaan. Ini wajib untuk menolong kerja pencernaan menjadi lebih mudah.

 

  1. Kontraksi palsu

Salah satu format gangguan perut dikala hamil yang selalu membuat ibu hamil deg-degan ialah kontraksi palsu. Sebab, siapa tahu, ternyata Anda salah menganggap kontraksi yang sebenarnya sebagai kontraksi palsu. Kontraksi palsu atau braxton hicks ialah kontraksi rahim yang terjadi pada ibu hamil yang masuk pada akhir kehamilan. Kontraksi palsu terjadi dampak adanya pelebaran rahim.

READ  Alasan Bayi Menarik Puting Ibu Saat Menyusu

 

Berita bagusnya, kontraksi ‘KW’ ini ternyata tidak berbahaya. Justru baik sebagai latihan bagi ibu dan juga janin sebelum menghadapi proses persalinan sebenarnya. Agar tidak terkecoh dan kemudian yang terjadi justru bolak balik rumah sakit, ada gejala kontraksi palsu yang wajib diketahui, ialah dengan membedakan intensitas nyeri yang dialami.

 

Apabila rahim cuma pesat saja, namun kesibukan lahiriah tidak terganggu sama sekali dengan kencangnya rahim hal yang demikian maka dapat dibilang inilah kontraksi palsu. Sebaliknya, seandainya rahim terasa pesat atau kaku ditiru rasa mulas dan nyeri yang hebat sampai membuat ibu hamil tidak dapat berbuat apapun dan cuma dapat menahan mulas hal yang demikian, artinya Anda sedang mengalami kontraksi sebenarnya.

 

Seketika pergi ke rumah sakit untuk mengevaluasi kontraksi hal yang demikian. Melainkan seandainya memang Anda cuma mengalami kontraksi palsu, maka metode mengatasinya ialah dengan menarik nafas panjang, relaks sejenak, tenangkan diri dan tidak perlu menguatirkan apapun.