Kuliah dan bekerja ialah dua hal yang berbeda namun saling berhubungan, lebih-lebih berhubungan pengelolaan keuangan. Pengetahuan yang minim tentang keuangan saat kuliah akan berdampak pengelolaan dan perencanaan keuangan yang buruk. Hal ini bisa berdampak tamatan baru akan berpotensi mengalami masa sulit dalam hal keuangan kedepannya, berapapun penghasilan yang  Anda dapatkan. Ingat, mengelola keuangan bukan cuma melihat dari sisi pendapatan saja, namun banyak aspek yang seharusnya dipandang.

 

Banyak tamatan baru merasa bahwa masa setelah lulus dari kuliah ialah masa yang membahagiakan. Pasalnya, Anda akan terbebas dari seluruh format tanggung jawab dan juga tugas kuliah yang menumpuk. Tak cuma itu, Anda  juga akan seketika menemukan dunia baru yang tentunya berbeda dari dunia Anda semasa kuliah. Dunia itu ialah bekerja dan memiliki penghasilan sendiri. Agar Anda tidak terjebak dalam pengelolaan keuangan yang keliru, coba Anda observasi Hal keuangan yang Mesti Diketahui Fresh Graduate berikut ini:

READ  Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memilih Asuransi

 

  1. Pengeluaran Lebih Kecil dari Pendapatan

 

Ini ialah prinsip paling mendasar dari pengelolaan keuangan. Setelah  Anda  lulus dan bekerja, Anda dituntut untuk mandiri dan bisa mencukupi kebutuhan hidup Anda sendiri tanpa campur tangan dari orang tua. Anda juga akan dituntut untuk memikirkan biaya hidup Anda sendiri. Seringkali banyak tamatan baru yang terlena menghamburkan gaji mereka efek dari euforia dari situasi minta orang tua menjadi punya penghasilan sendiri. Stop kini juga, observasi bahwa idealnya pengeluaran ialah 1/3 dari pendapatan saja. Hitung dengan akurat dan teliti pendapatan yang Anda dapatkan selama sebulan serta berhati-hatilah dalam membelanjakan uang tersebut. Lebih bagus menyisakan gaji daripada seharusnya kehabisan uang di tengah jalan. Apalagi posisi profesi yang masih berada di tingkatan bawah atau menengah bagi tamatan baru seringkali membuat para pekerja fresh graduate memiliki gaji yang ideal-pasan. Gaji yang terima tiap-tiap bulan akan kencang sebab banyaknya kebutuhan yang seharusnya dipenuhi.

READ  Apa Perbedaan antara E-money dan E- Wallet

 

  1. Waktu ialah Aset yang Paling Berharga buat Anda

 

Ya, waktu ialah aset. Mengapa demikian? Seandainya  Anda  punya waktu lebih karenanya banyak hal yang bisa  Anda  lakukan untuk menambah penghasilan. Bagus itu dalam format mengerjakan usaha sampingan atau berinvestasi. Dalam konteks perencanaan keuangan, waktu identik dengan kapan Anda mulai untuk menabung atau berinvestasi. Meski Anda seorang pekerja fresh graduate, jangan lupa untuk konsisten sisihkan beberapa uang untuk ditabung, apapun kondisinya. Meski jumlahnya sedikit, tabungan tersebut akan konsisten bermanfaat untuk masa depan. Sesungguhnya jumlah tabungan yang ideal ialah sebanyak 30% dari sempurna gaji. Cukup gampang untuk menjalankannya, tergantung janji Anda. Anda  bisa membuka rekening baru yang digunakan khusus untuk menabung, kemudian tidak perlu membawa ATM rekening tersebut ke mana-mana sehingga terhindar dari pengeluaran yang tidak perlu.

READ  Jurus untuk Atur Duit dengan Bijak

 

  1. Pentingnya Literasi Keuangan bagi Fresh Graduate

 

Pembelajaran tentang pengelolaan keuangan jarang diberikan saat kuliah. Tak heran jika banyak diantara tamatan baru yang boros tanpa sadar dalam mengelola gaji mereka. Mereka baru sadar saat telah bekerja 5-10 tahun mereka tidak punya apa-apa, alias tidak ada aset yang bertambah yang mereka miliki. Mulai kini cobalah untuk belajar tentang membuat perencanaan keuangan. Skor pertama yang bisa dilaksanakan seorang pekerja fresh graduate ialah membuat perencanaan keuangan tiap-tiap bulan. Alokasikan dana tersebut akan digunakan untuk pengeluaran apa saja, semisal tabungan, membayar cicilan, kost, makanan, transportasi, belanja dan lainnya. Anda boleh saja membuat anggaran untuk bertamasya, namun batasi jumlahnya supaya tidak berlebihan. Sebaiknya pilih kebutuhan yang paling mendesak lebih-lebih dahulu, semisal cicilan motor yang mendesak seketika seharusnya dibayar.