Bisul yakni benjolan berisi bernanah pada kulit yang disebabkan oleh infeksi kuman Staphylococcus aureus. Benjolan ini umumnya muncul di daerah wajah, leher, ketiak, bokong, dan paha. Sebetulnya, bernanah bisa disembuhkan dengan kompres air hangat untuk meringankan nyerinya. Akan namun, apabila sistem ini dirasa tidak juga ampuh, telah saatnya bagi Anda untuk pergi ke toko obat dan membeli obat bernanah berikut ini.

 

Pada dasarnya, bernanah bukanlah situasi sulit kulit yang serius dan mudah disembuhkan. Ya, Anda bisa mengobati bernanah dengan obat bernanah yang ada di toko obat. Lazimnya, apoteker atau dokter akan meresepkan antibiotik untuk meringankan infeksi dan mencegah penyebarannya.

 

Terutama apabila bernanah terletak pada wajah dan menyebabkan demam, karenanya antibiotik yakni solusi yang ideal. Pasalnya, infeksi bernanah yang telanjur parah dan tidak seketika disembuhkan berisiko memicu komplikasi.

 

Nah, berikut ini beraneka obat bernanah yang bisa menolong mempercepat pelaksanaan penyembuhan benjolan yang meradang.

 

  1. Mupirocin

Mupirocin (Bactroban®) yakni salah satu salep antibiotik yang bisa dimanfaatkan sebagai obat bernanah. Salep yang satu ini sering kali diterapkan untuk melawan infeksi kuman Staphylococcus aureus, kuman penyebab beraneka situasi sulit kulit seperti impetigo, eksim, psoriasis, herpes, dan sebagainya.

 

Mupirocin berprofesi tepat sasaran dengan menghambat aktivitas enzim isoleusil-tRNA sintetase. Enzim ini diterapkan kuman untuk membikin protein yang kemudian menginfeksi tubuh manusia. Tanpa enzim ini, kuman akan mati secara perlahan sehingga pelaksanaan penyembuhan bernanah jadi lebih cepat.

READ  Jenis Kerusakan pada Tulang Tengkorak

 

Selain itu, mupirocin juga mengandung polyethylene glycol yang mudah diresapi oleh kulit yang terinfeksi. Namun, hati-hati dan pakai salep cocok petunjuk dokter atau yang tertera pada label kemasan.

 

Pasalnya, kandungan bahan kimia pada obat bernanah ini bisa memengaruhi kerja ginjal apabila diterapkan secara berlebihan. Efek samping lainnya berupa kulit gatal dan panas di sekitar zona bernanah, bengkak di wajah atau bibir, sakit kepala, hingga sesak napas. Karenanya itu, pastikan Anda mengikuti petunjuk penerapannya, ya.

 

  1. Gentamicin

Gentamicin yakni jenis salep antibiotik spektrum luas yang ampuh mengobati bernanah pada kulit. Salep bernanah yang satu ini termasuk dalam kelas aminoglikosida yang tepat sasaran menghentikan pertumbuhan kuman penyebab bernanah.

 

Lagi-lagi, pastikan Anda menggunakan salep ini cocok dengan peraturan penerapan. Pasalnya, salah penerapan obat dan tidak cocok dosis bisa menurunkan efektivitas obat. Ini juga yang membikin mengapa bernanah tidak kunjung sembuh atau pun semakin meluas.

 

Sebelum mengoleskan salep, cuci tangan terutamanya dulu hingga benar-benar bersih. Sehabis itu, oleskan salep secara tipis-tipis pada benjolan sebanyak 3-4 kali sehari. Gunakan pada waktu yang sama setiap hari agar kesudahannya lebih tepat sasaran dan mempercepat penyembuhan bernanah.

READ  Alur Prosedur Pemeriksaan USG Transvaginal

 

  1. Benzocaine

Benzocaine termasuk obat bernanah berbentuk salep yang bisa menolong meredakan sakit dampak bernanah. Pasalnya, sistem kerja salep ini mirip seperti bius lokal yang bisa meredam sinyal rasa sakit pada kulit.

 

Itulah mengapa dengan hanya mengoleskan sedikit salep saja telah cakap mengurangi rasa sakit Anda. Karenanya itu, cukup oleskan sedikit salep ke permukaan bernanah cocok dengan rekomendasi dari dokter atau yang tertera pada kemasannya.

 

Jika diterapkan secara berlebihan, salep benzocaine bisa memunculkan efek samping berupa iritasi kulit, kemerahan, bengkak di wajah atau lidah, dan ruam. Jangan ragu untuk menanyakan pada dokter atau apoteker apabila Anda masih keder sepatutnya seberapa banyak dikala menggunakan salep ini.

 

  1. Clindamycin

Clindamycin (Cleocin®) yakni obat oral yang umumnya diterapkan untuk mengatasi infeksi serius, termasuk juga benjolan berisi bernanah karena bernanah. Karena bernanah ini berprofesi dengan sistem menghambat kecakapan kuman untuk memproduksi protein, yang diterapkan untuk menginfeksi tubuh.

 

Jika termasuk obat golongan antibiotik, sebaiknya patuhi peraturan minum dan lanjutkan hingga yang diresepkan habis. Menghentikan penerapan obat yang terlalu cepat, terutamanya antibiotik, bisa membikin kuman lanjut berkembang dan pada kesudahannya membikin bernanah tidak kunjung sembuh.

READ  Cara Penggunaan Sampo Antiketombe untuk Atasi Panu

 

  1. Cephalexin

Cephalexin yakni jenis antibiotik oral yang termasuk dalam kelas cephalosporins. Jika diterapkan cocok peraturan pakai, salep bernanah yang satu ini sangat tepat sasaran  menghambat pertumbuhan kuman penyebab bernanah.

 

Sama seperti jenis antibiotik lainnya, salep cephalexin juga punya efek samping yang perlu Anda waspadai. Efek sampingnya bisa berupa diare, mual, muntah, sakit perut, sakit kepala, ruam, dan demam. Karenanya itu, pastikan Anda benar-benar mengikuti peraturan penerapan dari dokter ataupun yang tertera pada kemasannya.

 

  1. Paracetamol atau ibuprofen

Jika infeksi bernanah telah menjebar ke jaringan yang lebih dalam atau meluas, karenanya Anda membutuhkan antiperadangan tertentu seperti paracetamol atau ibuprofen. Karena minum ini bisa menolong meringankan rasa sakit dampak benjolan berisi bernanah yang meradang.

 

Akan namun, apabila bernanah terus melebar hingga lebih dari 1 cm, mengalami pembengkakan pada kelenjar getah bening, sakit yang tidak tertahankan, atau bernanah tidak juga kempes dan kering setelah diberi obat, sebaiknya seketika periksakan diri Anda ke dokter. Dokter mungkin akan menyuntikkan bius lokal untuk mengeluarkan bernanah pada bernanah dan mencegah infeksi lanjut yang mungkin terjadi.