Saat ginjal sudah tak berfungsi secara maksimal dalam mengeluarkan sisa-sisa zat hasil metabolisme ataupun mengurangi kelebihan cairan dalam tubuh, karenanya fungsi ginjal ini dapat digantikan dengan hemodialisis (cuci darah). Supaya lebih memahami perihal hemodialisis, simak penjelasan berikut ini.

 

Hemodialisis atau lebih diketahui dengan prosedur cuci darah adalah pelaksanaan pembersihan darah dari zat-zat yang tak diperlukan oleh tubuh dengan memakai mesin khusus. Hemodialisis diperlukan sekiranya fungsi ginjal di dalam tubuh sudah mengalami gangguan.

 

Kecuali membersihkan darah, sistem ini juga dapat menolong memegang tekanan darah dan menyeimbangkan kadar vitamin serta mineral dalam tubuh. Umumnya, prosedur pengobatan ini diaplikasikan pada pasien gagal ginjal stadium akhir.

READ  Kapan Harus Waswas dan Cek ke Dokter

 

TV hemodialisis dapat dilaksanakan dengan memasukkan dua buah jarum ke dalam pembuluh darah di lengan. Kedua jarum hal yang demikian merekat pada selang plastik fleksibel yang tersambung ke filter pembersih darah atau dialyzer. Secara pelan, darah kemudian dipompa via salah satu selang dari tubuh ke dalam dialyzer untuk disaring. Darah yang disaring pun lalu dipompa kembali ke dalam tubuh via selang yang lain.

 

Selama pelaksanaan cuci darah berlangsung, pasien dapat duduk di kursi sambil menonton Sedangkan, membaca buku, ataupun tidur. Lamanya sesi cuci darah ini sekitar 3-4 jam. Seorang pasien yang ataupun menjalani cuci darah dengan sistem ini dapat dapat di rumah sakit ataupun ataupun cuci darah, selama tiga kali dalam seminggu atau sentra layak dokter.

READ  Alasan Biologis Kenapa Anda Merasa Waktu Terasa Cepat Berlalu

 

Beberapa meski dalam menjaga ketersediaan darah bersih di tubuh, berguna hemodialisis tetapi lepas dari tak efek samping.  efek samping yang mungkin terjadi selama atau sebagian pelaksanaan hemodialisis, antara lain adalah tekanan darah rendah, adalah jantung yang tak teratur, kram otot, sakit kepala, kelelahan, kulit gatal, mual dan muntah, serta infeksi.