Jari tangan kaku yakni situasi yang tidak hanya membuat jari tiba-tiba susah digerakkan atau terkunci pada posisi tertentu, tapi juga terasa cukup menyakitkan. Hal ini dikarenakan tendon pada jempol atau jari tangan mengalami peradangan.

 

Tendon yakni penghubung antara tulang dan otot yang berbentuk jaringan penyambung keras. Ketika jari tangan digerakkan, otot dan tendon pada komponen lengan serta tangan akan bersama-sama meluruskan atau menekuk jari tangan.

 

Biasanya, pergerakan ini bisa berjalan dengan lancar. Tetapi pada situasi tertentu, tendon bisa mengalami pembengkakan dan peradangan. Pergerakan yang dilaksanakan pun bisa menarik tendon yang meradang via selubung tendon yang ‘seakan-akan’ menyempit, hingga alhasil menimbulkan suara ‘klik’.

 

Gejala yang muncul sebagai petunjuk jari tangan kaku bisa diawali dari gejala yang ringan hingga parah. Seumpama, jari tangan kaku di pagi hari, pada komponen dasar jari yang meradang muncul pembengkakan, dan jari tangan menimbulkan suara ‘klik’ saat digerakkan. Gejala lainnya yang mungkin muncul yakni jari tangan tiba-tiba terkunci pada posisi tertekuk dan susah sekali untuk diluruskan. Dapat juga jari tangan tiba-tiba terkunci dalam posisi tertekuk, tapi kemudian dengan tiba-tiba juga kembali lurus.

 

Jari tangan kaku mungkin bisa disebabkan oleh pergerakan jari tangan atau jempol yang dipaksakan dan berulang. Walaupun begitu, masih ada penyebab jari tangan kaku lainnya, seperti penyakit pirai, diabetes, dan rheumatoid arthritis. Berikut ini yakni penjelasan lebih lanjut dari penyebab munculnya jari tangan kaku yang Anda natural.

READ  Cabut Gigi Bisa Menyebabkan Kebutaan

 

Osteoarthritis pada Komponen Tangan

 

Osteoarthritis atau radang sendi yang menyerang komponen tangan, bisa menimbulkan rasa sakit di tiga komponen jari tangan Anda. Seumpama saja, pada komponen tengah sendi jari, sendi yang paling dekat dengan ujung jari, serta pangkal ibu jari Anda.

 

Jika Anda mengalami osteoarthritis pada komponen tangan, jari tangan akan kaku, bengkak, sakit, pun muncul benjolan di komponen sendi jari yang kaku. Rasa sakitnya mungkin bisa berangsur menghilang, tapi bengkak dan benjolan di komponen sendi bisa menetap.

 

Pada komponen belakang jari (punggung tangan) mungkin akan muncul kista yang cukup menyakitkan. Secara perlahan, jari yang mengalami peradangan juga bisa membengkok ke samping.

 

Dalam situasi tertentu, Anda juga bisa mendapati munculnya benjolan di komponen dasar jempol dekat dengan sendi pergelangan. Benjolan ini bisa terasa amat sakit dan membuat Anda susah menjalankan kegiatan sederhana, seperti membuka toples dan menulis.

 

Rheumatoid Arthritis

 

Rheumatoid arthritis yakni salah satu tipe radang sendi. Tetapi jangan samakan situasi ini dengan osteoarthritis. Rheumatoid arthritis disebabkan oleh gangguan autoimun, di mana metode kekebalan tubuh justru menyerang jaringan tubuh Anda sendiri. Walaupun osteoarthritis yakni situasi yang disebabkan oleh penggunaan sendi.

READ  Aturan Aman Pakai Lensa Kontak Bagi Anda yang Punya Mata Kering

 

Gangguan peradangan kronis yang terjadi pada rheumatoid arthritis bisa menyerang komponen kecil sendi kaki dan tangan. Tepatnya, pada selaput yang membungkus cairan sendi atau membran sinovial Anda. Kondisi ini bisa menimbulkan pembengkakan yang menyakitkan dan berubahnya wujud sendi dan erosi tulang.

 

Rheumatoid arthritis lebih sering kali menyerang wanita, khususnya pada usia di atas 40 tahun. Kecuali jari tangan kaku pada pagi hari dan setelah beraktivitas, gejala yang muncul antara lain yakni sendi menjadi bengkak dan terasa hangat. Dapat juga disertai demam, berat badan menurun, kelelahan, muncul benjolan dari jaringan di bawah kulit komponen lengan.

 

Gejala yang muncul bisa datang dan pergi, dan pun bervariasi tingkat keparahannya. Rheumatoid arthritis seiring berjalannya waktu bisa menimbulkan kerusakan dan pergeseran sendi.

 

Pirai (Penyakit Asam Urat)

 

Pirai yakni salah satu tipe radang sendi yang bisa menimbulkan rasa kaku, rasa perih, dan bengkak. Pirai yang sudah terjadi terlalu lama bisa merusak jaringan penyambung, seperti tendon, sendi, dan tulang.

READ  Cari Tahu Peran Dokter Spesialis Neurologi di Sini

 

Jika rheumatoid arthritis lazimnya terjadi pada wanita, pirai lazimnya terjadi pada pria. Pirai terjadi disebabkan oleh asam urat yang terlalu banyak di dalam aliran darah. Sesungguhnya, tidak seluruh orang yang mempunyai tingkat asam urat yang tinggi bisa mengalami pirai, hanya saja, saat tingkat asam urat terlalu tinggi, asam urat bisa mengkristal di dalam sendi dan menimbulkan kerusakan.

 

Pirai juga bisa terjadi bila Anda terlalu banyak minum alkohol, mempunyai berat badan berlebih, atau mengkonsumsi terlalu banyak makanan laut (seafood) dan daging.

 

Kecuali sebagian penyebab di atas, diabetes juga menjadi salah satu penyebab jari tangan kaku. Walaupun begitu, masih belum dikenal dengan terang mengapa diabetes bisa menyebabkan jari tangan kaku. Tetapi diduga hal ini terjadi sebab kerusakan syaraf yang berisiko tinggi terjadi pada penderita diabetes.

 

Jari tangan kaku secara tiba-tiba mungkin bisa membuat Anda kaget dan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Pada situasi penyakit tertentu, terlalu lama mengesampingkan situasi jari tangan kaku bisa menyebar ke dilema lainnya. Jika Anda mengalami jari tangan kaku dan mengalami sebagian gejala dari deretan penyebab  jari tangan kaku di atas, segeralah mengonsultasikannya kepada dokter.