Pertambahan berat badan yang cukup drastis dikala kehamilan tak jarang membuat banyak wanita merasa kewalahan. Kekhawatiran akan berat badannya yang akan terus bertambah membuat sebagian wanita memilih untuk melakukan bermacam-macam metode untuk diet dikala hamil termasuk minum obat pelangsing. Eits, jangan sembarangan! Pasalnya, apa pun yang Anda konsumsi dikala hamil dapat berefek pada bayi yang ada di dalam kandungan.

 

Apakah aman minum obat diet dikala hamil?

 

Pada dasarnya, mengonsumsi obat pelangsing dikala hamil benar-benar tak dianjurkan. Kenapa seperti itu? Penyebabnya sebab obat diet atau pelangsing biasanya mengandung rangsang. Stimulan akan merangsang tubuh dengan meningkatkan denyut jantung. Dengan seperti itu, akan lebih banyak kalori yang dibakar. Sayangnya, hal ini bukanlah alternatif yang aman untuk si jabang bayi.

READ  Olahraga untuk Ibu Hamil

 

Selama kehamilan, tubuh berprofesi lebih keras dengan membantu menyuplai energi dan gizi yang dibutuhkan bayi di dalam kandungan. Hal ini dilaksanakan agar bayi dalam kandungan mendapatkan asupan yang cukup untuk menyokong perkembangan organ dan berat bayi. Oleh sebab itu, tubuh memerlukan lebih banyak kalori, vitamin, dan juga mineral dari yang awam Anda konsumsi.

 

Kecuali itu, berdasarkan Dr. Miriam Stoppard, penulis buku Conception, Pregnancy and Birth, tubuh juga perlu melakukan penyesuaian dengan kehamilan itu sendiri. Salah satu caranya dengan meningkatkan cadangan lemak bagus yang dibutuhkan untuk cara kerja menyusui nanti.

READ  Cara mengatasi trauma melahirkan

 

Nah, bermacam-macam metode menurunkan berat badan dikala hamil dengan obat pelangsing justru bertolak belakang dengan kebutuhan tubuh. Obat ini justru akan memangkas kebutuhan gizi tambahan selama kehamilan yang mesti Anda peroleh. Pasalnya, obat pelangsing tak jarang membuat nafsu makan Anda menurun. Pun, kandungan di dalamnya belum terjamin aman kalau dikonsumsi dikala hamil.

 

Efek minum obat diet dan pelangsing dikala hamil

 

Berikut ini bermacam-macam efek yang dapat terjadi kalau Anda melakukan diet dikala hamil dengan minum obat pelangsing.

READ  Nutrisi Penting yang Perlu Dipenuhi Setelah Melahirkan

 

Meningkatkan tekanan darah dan denyut nadi

Tekanan darah yang tinggi dikala hamil dapat mengurangi aliran darah ke plasenta. Alhasil, bayi mendapatkan lebih sedikit gizi yang berimbas pada rendahnya berat badan sang bayi dikala lahir. Kecuali itu, juga berimbas peningkatan denyut nadi yang berbahaya bayi dalam kandungan.

 

Keguguran dan kelahiran prematur

Konsumsi obat herbal maupun suplemen pelangsing dapat mengakibatkan keguguran dan kelahiran prematur. Kecuali itu, kekurangan gizi imbas konsumsi obat diet juga kian meningkatkan risiko keguguran, kelahiran prematur, atau dilema lainnya pada perkembangan bayi dalam kandungan.