1. Klaim BPJS Kesehatan beda dengan asuransi kesehatan swasta

Klaim untuk biaya pengobatan dengan BPJS Kesehatan akan secara otomatis dijalankan oleh fasilitas kesehatan (faskes) atau rumah sakit yang berprofesi sama dengan BPJS Kesehatan.

 

Jadi, Anda hanya perlu menampilkan kartu anggota yang Anda miliki untuk berobat, tanpa patut minta penggantian biaya nantinya. Tarif pengobatan yang ditanggung oleh pihak BPJS Kesehatan akan dikirim langsung ke faskes atau rumah sakit.

 

  1. Melengkapi segala dokumen yang dibutuhkan

Sama seperti cara klaim asuransi kesehatan pada lazimnya, Anda juga akan diminta untuk menyerahkan dokumen yang mendorong cara kerja klaim ini. Seumpama fotokopi KTP, fotokopi kartu keluarga, surat rujukan dari faskes pertama kalau berobat di rumah sakit, kartu pertanda keanggotaan BPJS Kesehatan Anda, dan lainnya.

READ  BI dan Sri Mulyani Satu Suara Pertumbuhan Ekonomi RI Mentok 5,05%

 

  1. Klaim BPJS Kesehatan bisa langsung diterapkan untuk berobat

Berikutnya, tanpa perlu waktu lama Anda bisa langsung menggunakan manfaat yang dikasih oleh BPJS Kesehatan untuk berobat. Penting untuk diingat, bahwa BPJS Kesehatan menggunakan cara rujukan bertahap. Maka alurnya, Anda patut via faskes pertama dahulu sebagai gerbang permulaan pengobatan, seperti puskesmas atau klinik.

 

Seandainya masih bisa ditangani di faskes pertama, Anda tak perlu dirujuk ke faskes tingkat lanjutan (FKRTL). Namun, kalau memang dibutuhkan, karenanya faskes 1 akan memberikan rujukan ke rumah sakit terdekat yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

READ  Kredit di Bank sebagai Alternatif Modal Usaha

 

  1. Selalu pastikan surat rujukan masih berlaku

Situasi medis yang tak memungkinkan untuk diobati di faskes pertama, akan dialihkan ke rumah sakit dengan dibekali surat rujukan. Padahal demikian itu, surat rujukan ini ada batasan masa berlakunya, sampai dengan tiga bulan terhitung dari permulaan terbitnya surat.

 

Seandainya sesudah tiga bulan keadaan belum kunjung membaik, Anda bisa memperpanjang masa berlaku surat hal yang demikian dengan cara mengulang kembali prosedur dari permulaan.