Kesehatan ialah investasi yang paling berharga dalam hidup. Itu mengapa membuat asuransi kesehatan dapat jadi langkah perlindungan yang penting untuk Anda pertimbangkan sekeluarga guna mengantisipasi risiko penyakit dan pengobatannya. Nah untungnya, pemerintah Indonesia sudah meluncurkan fasilitas asuransi nasional bernama Jaminan Kesehatan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk memudahkan tiap warga negaranya mendapatkan akses kesehatan. Layanan asuransi negara ini dipayungi oleh BPJS Kesehatan. Yang jadi pertanyaan berikutnya, apakah daftar BPJS Kesehatan saja sudah cukup untuk menanggung segala tarif pengobatan atau masihkah perlu ditambah membuat asuransi swasta?

 

Baca dulu tulisan berikut untuk review lengkapnya.

 

Pertimbangkan dulu kelebihan dan kekurangan BPJS Kesehatan

Sama halnya saat Anda berharap membeli rumah atau kendaraan beroda empat, Anda perlu membandingi plus minus asuransi kesehatan yang berharap Anda dapatkan. Berikut pertimbangan kelebihan dan kekurangan dari daftar BPJS.

 

Kelebihan BPJS Kesehatan

Biaya preminya terjangkau

Diperbandingkan dengan asuransi kesehatan swasta yang dapat memakan tarif sampai ratusan ribu per bulan, program JKN-KIS ini mematok iuran bulanan yang lebih terjangkau.

READ  Panduan memilih dan membuat asuransi kesehatan untuk pekerja lepas

 

Untuk perawatan kelas I Anda hanya perlu membayar tarif sebesar Rp 80.000, kelas II sebesar Rp 51.000, dan kelas III sebesar Rp 30.000.

 

Dengan membayar iuran ini per bulannya, Anda sudah dapat mendapatkan fasilitas kesehatan mendasar mulai dari pemeriksaan, rawat inap, pembedahan, dan juga obat.

 

Menanggung hampir segala ragam penyakit

Sesuai dengan Permenkes 28/2014, asuransi BPJS menanggung segala ragam penyakit selain yang disebutkan secara eksplisit tidak ditanggung, seperti perawatan bertujuan kosmetika atau estetika (semisal, operasi plastik atau filler wajah); pengobatan komplemeter/opsi dan yang bersifat eksperimental (semisal chiropractic); pengobatan kecanduan narkoba; pelayanan untuk mengatasi infertilitas (problem kesuburan); sampai pengobatan untuk problem-problem yang terkait dengan menyakiti diri sendiri.

 

Malahan, BPJS dapat menanggung tarif pengobatan penyakit yang lazimnya dikecualikan oleh asuransi kesehatan swasta, seperti penyakit hormonal, kongenital, dan hemodialisis (cuci darah). BPJS juga dapat menutup tarif pelayanan kesehatan yang bersifat pencegahan, seperti imunisasi dan pelayanan kontrasepsi tertentu (vasektomi, tubektomi, KB suntik, dan KB spiral/IUD).

 

BPJS dan asuransi kesehatan swasta sama-sama tidak menanggung pengobatan untuk penyakit yang diakibatkan oleh wabah.

READ  Kunci Sukses Seorang Manager Adalah Leadership

 

Memberikan jaminan seumur hidup

Kebanyakan asuransi swasta memberikan perlindungan kesehatan terbatas umur. Sebaliknya, daftar BPJS Kesehatan berarti kesehatan Anda dijamin oleh negara seumur hidup (selama program nasional ini masih dilakukan negara).

 

Kekurangan BPJS Kesehatan

Salah satu kekurangan dari layanan BPJS yang paling acap kali dikeluhkan dan jadi problem utama ialah pelayanannya yang cenderung kompleks dan berbelit-belit. Belum lagi, lazimnya antrian untuk pasien BPJS amat panjang. Anda dapat memakan waktu lama dari mulai antre mendaftar sampai akibatnya ditangani.

 

Salah satu penyebabnya ialah karena BPJS Kesehatan mengadopsi metode layanan bertahap. Anda tidak dapat seketika ke rumah sakit untuk berobat hanya dengan bawa kartu BPJS. Anda patut lebih dulu pergi ke FASKES tingkat 1, lazimnya klinik dokter atau puskemas daerah tinggal Anda, untuk mendapatkan surat rujukan. Ketika masa berlaku surat rujukan Anda habis tetapi pengobatan di rumah sakit belum selesai, Anda patut memperbarui surat hal yang demikian dengan kembali ke FASKES 1 untuk mendapatkan rujukan baru.

READ  Jenis Bisnis yang Cocok dari Tren Gaya Hidup Sehat

Meskipun pada saat daftar BPJS Anda sah mendapatkan perawatan kelas I, kenyataan di lapangan mungkin akan berkata lain untuk Anda.

 

Ada beberapa hal yang membuat Anda sulit untuk mendapatkan fasilitas yang cocok. Lazimnya karena kapasitas ruangan yang penuh, dipegang, dan sudah terisi oleh pasien dengan asuransi swasta. Semua halang rintang ini membuat Anda acap kali kali patut “mengalah” dengan mendapatkan fasilitas kelas II maupun III.

 

Sebagian obat tertentu juga tidak ditanggung biayanya oleh BPJS, seperti obat kanker payudara trastuzumab. Sekiranya obat yang Anda butuhkan di luar daftar obat BPJS, karenanya Anda perlu menebusnya pakai uang pribadi di luar tarif premi yang dibayarkan per bulannya.

 

Ada batasan wilayah

Tidak seperti kebanyakan asuransi kesehatan swasta yang dapat menanggung tarif pengobatan sampai ke luar negeri, layanan BPJS Kesehatan hanya berlaku di Indonesia saja. Sekiranya Anda perlu menjalankan pengobatan ke luar negeri, karenanya Anda perlu merogoh kocek dari kantong pribadi.