Ada beberapa orang yang masih konsisten tak bisa menabung atau mempersiapkan dana darurat meskipun telah berprofesi dan memiliki penghasilan sendiri. Tentu amat disayangkan. Kalau hal tersebut terus berlanjut, bisa saja situasi sulit keuangan nantinya timbul. Kegagalan dalam memegang dan membuat perhitungan keuangan yang ideal menjadi alasan mengapa hal ini terjadi pada banyak orang. Keuangan yang tak terkendali bisa dipastikan memicu terjadinya siklus gaji ke gaji. Bukan hal yang baru memang sebab banyak orang yang mengalaminya di dalam kehidupan mereka. Lalu, bagaimana dengan Anda?

 

Berada dalam kondisi siklus gaji ke gaji tentu bukan hal yang menyenangkan. Segala kebutuhan hidup akan selalu bergantung pada gaji bulanan. Apalagi Anda tak memiliki anggaran yang efektif di dalam keuangan, termasuk tabungan yang bisa dipakai sebagai dana cadangan. Kehidupan Anda bahkan jadinya tak terpola  dengan bagus. Aktivitas investasi bahkan amat mustahil dilaksanakan. Alhasil, Anda tak memiliki dana untuk berinvestasi. Anda bahkan sulit menghindar dari petaka yang mengancam keuangan Anda pada masa depan nanti. Janganlah selalu menunggu dan melakukan kekeliruan yang sama. Sudah saatnya Anda membetulkan kekeliruan-kekeliruan yang ada dalam keuangan Anda. Dengan begitu, Anda bisa terlepas dari siklus gaji ke gaji. Sebagian poin di bawah ini bisa Anda lakukan demi perubahan yang berarti di dalam keuangan Anda.

READ  5 Alternatif Cari Modal

 

  1. Kelola Anggaran dengan Tepat dan Efisien

 

Kalau pertama yang menjadi penyebab siklus gaji ini terjadi adalah kegagalan Anda dalam memegang anggaran keuangan. Jadi, inilah yang semestinya ditangani terutama dahulu sebelum memeriksa hal lainnya. Kalau Anda selama ini memiliki anggaran yang tak efektif, telah saatnya untuk membetulkan hal tersebut. Tidak, kalau terbukti selama ini melakukan keuangan tanpa anggaran yang jelas, Anda semestinya mulai menyusunnya dengan ideal kemudian memakainya di dalam keuangan. Periksa segala pos pengeluaran yang selama ini Anda lakukan. Lihat bagaimana Anda mengeluarkan uang dan seberapa efektifnya pengeluaran tersebut bagi kehidupan Anda. Jangan salah, kalau dicermati dengan bagus dan benar, besar kemungkinan Anda akan terkejut dengan sejumlah pengeluaran “sia-sia” yang selama ini Anda lakukan. Mulailah memilah pengeluaran yang tak penting dan menghentikannya. Harapan perlu berlebihan dengan memotong segala pengeluaran. Lakukan hal ini secara berjenjang, adalah dengan mengurangi porsinya sampai akibatnya benar-benar menghilangkannya.

 

  1. Cukupkan Kecakapan dengan Karena Keuangan Anda

Memaksakan diri untuk memiliki atau merasakan pelbagai hal yang berada di luar kesanggupan keuangan. Ini juga menjadi salah satu pemicu terjadinya siklus gaji ke gaji di dalam kehidupan Anda. Jangan sepeleken hal ini. Kalau ini bisa menjadi adat istiadat yang amat sulit untuk dihilangkan. Anda selalu merasa mampu untuk mengakses pelbagai kebutuhan yang sebenarnya tak begitu memberi pengaruh yang optimal di dalam kehidupan Anda. Sejumlah tagihan akan selalu datang dan menunggu pada waktu Anda mendapatkan gaji. Sementara Anda belum sempat untuk sekadar memikirkan tabungan yang semestinya dipersiapkan. Anda bahkan akan selalu diperbudak pengeluaran bulanan yang membengkak. Tidak demikian, kapan Anda akan mencapai keuangan yang mapan?

READ  Tanda Anda Sedang Bunuh Diri Secara Finansial Part 1

 

Hentikan siklus gaji ini. Harapan perlu memaksakan diri untuk membeli atau merasakan sesuatu yang terlalu “mahal” dan tak begitu penting bagi kehidupan Anda. Pahamilah dengan jelas bahwa Anda tak hanya hidup dan berprofesi untuk membayar tagihan saja. Anda juga perlu memiliki kesempatan dan harapan untuk menabung dan berinvestasi. Batasi harapan Anda dan mulailah menyesuaikan diri dengan kondisi Anda sekarang. Dengan begitu, Anda bisa lebih santai dan mudah dalam mengelola keuangan dengan cerdas.

 

  1. Manfaatkan Waktu Anda

 

Anda tentu memiliki kesempatan yang amat banyak untuk merasakan hobi atau sekadar bersantai-santai di depan TV selama berjam-jam. Hampir segala orang melakukan ini. Mereka dengan sukarela menghabiskan waktunya untuk merasakan pelbagai acara, termasuk iklan di TV tanpa melakukan kegiatan apa bahkan yang akan membuat kehidupannya kian membaik. Bermacam melakukan hal tersebut, bukankah Anda bisa memanfaatkan waktu yang ada dengan lebih berkhasiat?. Waktu menjadi aset berharga yang semestinya dimanfaatkan dengan ideal. Sebagian hal untuk membetulkan keuangan bisa dilaksanakan dengan efektif. Jangan membuang waktu yang berharga tersebut untuk sekadar merasakan pelbagai hal yang tak memberi manfaat dan profit. Sebagian jam yang Anda miliki untuk menonton TV bisa dipakai untuk menyusun beberapa langkah perubahan di dalam keuangan Anda. Kalau ini akan membantu Anda untuk bisa membetulkan kondisi keuangan yang buruk dikala ini. Bukan hanya itu saja. Anda bahkan bisa menerapkan beberapa jam waktu senggang untuk mendapatkan penghasilan di luar penghasilan konsisten. Anda tentu memiliki keahlian atau atensi tertentu yang bisa dimanfaatkan untuk hal tersebut. Anda kemudian mendapatkan penghasilan atas hal tersebut. Ini tentu akan jauh lebih berkhasiat dan bisa membantu Anda keluar dari siklus gaji ke gaji.

READ  Strategi Berhemat dengan Alat Transaksi Non Tunai

Berada dalam kondisi siklus gaji ke gaji di dalam keuangan memaksa Anda berhadapan dengan sejumlah situasi sulit, misalnya kekurangan dana di dalam keuangan. Ini bukanlah hal sepele. Kalau terus berlanjut, akan amat membahayakan bagi kehidupan Anda pada masa yang akan datang.  dengan jelas bahwa hal ini adalah kekeliruan dan mulailah melakukan perubahan sehingga kondisi keuangan bisa membaik.