Kehamilan ialah suatu fase yang diinginkan bagi sebagian pasangan yang menantikan ketidakhadiran buah hati. Akan melainkan, Anda perlu berhati-hati, tidak seluruh gejala permulaan kehamilan itu ialah pertanda kehamilan sesungguhnya. Gejala hamil anggur mirip dengan kehamilan pada umumnya. Kehamilan anggur ini ialah situasi yang bisa dibilang palsu. Karena, sesungguhnya tidak ada pertumbuhan calon bayi di dalamnya. Lalu apa bisa kandungan ini tetap diselamatkan sampai menjadi bayi dan dilahirkan? Ini ulasannya.

 

Apakah situasi kandungan hamil anggur bisa diselamatkan?

 

Hamil anggur ialah situasi yang terjadi dikala sel telor yang dibuahi tidak berhasil menjadi embrio. Kesudahannya, hamil anggur tidak akan berlanjut menjadi janin sampai bayi.

 

Oleh sebab itu, situasi hamil anggur tidak bisa diselamatkan, dan umumnya ada penanganan khusus untuk mengambil jaringan yang tidak normal tersebut. Seringnya sel telor dan air mani yang telah melebur ini disebut juga dengan mole, bukan embrio.

READ  Ibu Menyusui Minum Obat Ibuprofen

 

Gejala mulanya memang ini benar-benar mirip dengan kehamilan seperti pada umumnya. Malahan seandainya dites menggunakan test pack atau percobaan kehamilan, akan menonjol hasil yang positif. Tetapi, dikala diamati menggunakan ultrasound (USG), tidak ditemukan pertumbuhan embrio.

 

Pada trimester pertama sekitar minggu ke-8, situasi kehamilan anggur ini telah bisa menonjol dari gejala yang paling khas, ialah perdarahan vagina dikala kehamilan trimester permulaan.

 

Hakekatnya dari deteksi dini dengan ultrasound di permulaan Anda tahu positif hamil, situasi ini bisa seketika terdeteksi dokter. Sekali terdeteksi, kehamilan ini tentunya tidak bisa diteruskan atau diselamatkan, melainkan mesti diangkat sebab ini bukan embrio. Ini ialah jaringan tidak normal yang tumbuh di rahim ibu.

 

Ibu yang hamil anggur bisa diselamatkan dengan penanganan yang ideal

READ  Mungkinkah Menjaga Kehamilan Tetap Sehat Apabila Anda Terinfeksi Hepatitis

 

Sekiranya Anda didiagnosis, jangan biarkan kehamilan ini tetap berlanjut. Sekiranya tidak ada penanganan yang ideal, maka perdarahan akan semakin banyak. Kesudahannya, ibu hamil malahan bisa tidak terselamatkan.

 

Perbuatan yang umumnya dikerjakan ialah dengan D&C (dilatation and curettage), ialah pelebaran dan kuret untuk mengangkat jaringan yang tidak normal dalam rahim. Prosedur D&C ini bisa dikerjakan sesudah dikerjakan bius awam atau lokal.

 

Berikutnya, untuk melaksanakan D&C dokter akan memasukan alat ke dalam vagina untuk membersihkan leher rahim dan vagina dengan larutan antiseptik dan melebarkan leher rahim dengan batang logam yang sempit.

 

Saat alat telah bisa masuk alat yang berbentuk seperti sendok yang disebut kuret akan mengikis sisa jaringan tidak normal di dinding rahim.

 

Sekiranya tidak ditangani, risiko bagi ibu benar-benar besar

READ  Gejala Demam Berdarah Saat Hamil Sekaligus Pengobatan dan Pencegahannya

 

Kehamilan anggur tidak bisa diizinkan semacam itu saja. Karena, kehamilan ini sesungguhnya tidak diisi oleh embrio yang benar-benar tumbuh. Jadi, jangan sampai Anda memaksakan situasi untuk melanjutkan kehamilan ini. Kehamilan anggur justru mesti seketika ditangani untuk menjaga kesehatan ibu dan mengusahakan kehamilan lagi setelahnya.

 

Malahan, dikala telah diatasi saja kehamilan ini bisa menimbulkan komplikasi ialah GTN (Gestational Trophoblastic Neoplasma). Ini terjadi pada sekitar 20 persen kasus hamil anggur sedangkan telah dikerjakan kuret.

 

GTN ialah situasi dikala jaringan tidak normal yang telah diangkat masih ada dan bisa tumbuh menembus jauh ke dalam lapisan tengah dinding rahim. Kondisi ini selanjutnya akan menyebabkan perdarahan vagina kembali.

 

Sekiranya terjadi GTN ini, maka penanganan yang paling tak jarang diberi ialah kemoterapi atau pengangkatan rahim (histerektomi).