Sejak dahulu, Semarang dikenal sebagai salah satu kota yang memiliki kuliner paling beragam di Indonesia. Kau dapat mencicipi beragam tipe cita rasa hasil akulturasi antara kebudayaan Jawa, Tionghoa, dan Eropa di kota ini. Tidak sekadar menikmati seluruh tipe hidangan, Kota Semarang juga menyediakan oleh-oleh khas yang mesti kau bawa pulang.

 

Untuk memudahkan kau menetapkan buah tangan apa yang ingin dibeli, Traveloka akan berikan saran 11 oleh-oleh khas Semarang yang sudah familiar di penjuru nusantara. Berikut ialah ulasannya!

 

Bandeng presto

Oleh-oleh yang sudah familiar dan menjadi ciri khas Kota Semarang ialah bandeng presto. Ya, sebagai kota di pinggir laut yang punya banyak tambak, Semarang memang dikenal sebagai salah satu penghasil bandeng terbesar di Indonesia. Berkat pandangan baru kreatif seorang wanita bernama Hanna Budimulya pada tahun 1977, ikan bandeng yang dikenal memiliki banyak duri kecil ini malah dapat diolah menjadi bahan pangan yang mudah dimakan.

 

Caranya, ikan bandeng yang sudah dibersihkan seketika dimasak dengan alas daun pisang memakai presto (panci uap bertekanan tinggi) yang kemudian melunakkan seluruh tulang dan duri ikan. Rasanya yang gurih dan lezat menciptakan makanan ini digemari banyak warga lokal ataupun pelancong, hingga sekarang dijual sebagai oleh-oleh khas.

 

 

Daerah terbaik untuk membeli bandeng presto ialah di Jalan Pandanaran, tepatnya di toko Bandeng Presto Pandanaran dan toko Bandeng Juwana Elrina. Kau dapat membeli bandeng presto dengan banyak varian, beberapa di antaranya ialah Bandeng Duri Lunak, Bandeng Teriyaki, dan Bandeng Asap.

 

Lumpia

Berbincang-bincang perihal oleh-oleh khas Semarang, kata “lumpia” sudah pasti ada di pikiran kau. Lumpia atau lunpia ialah makanan peranakan Asia yang berkembang lama di Semarang. Formatnya menyerupai roulade dengan isi campuran udang, telur, ayam, serta rebung (bonggol bambu muda yang dicincang halus). Sesudah digoreng kering, lumpia lazim disampaikan dengan daun bawang merah dan saus yang semakin menambah cita rasa.

 

Rata-rata, lumpia dijual sekitar Rp15.000 per buah. Apabila kau ingin membawanya sebagai oleh-oleh, jangan cemas akan ketahanan lumpia. Makanan ini dapat di-vacuum sehingga dapat bertahan lama untuk dibawa ke tempat asal. Di penjuru kota ini sendiri terdapat banyak penjual yang sedap, tetapi yang pastinya mesti kau kunjungi ialah Lumpia Gang Lombok, Lumpia Mataram, Loenpia Mbak Lien, dan toko Loenpia Express.

READ  Pantai di Kulon Progo Ini Belum Banyak Diketahui Wisatawan

 

Wingko babat

Kecuali lumpia, jajanan khas Kota Semarang lainnya yang dapat kau bawa pulang ialah wingko babat. Berbentuk bulat pipih, wingko babat ialah kudapan manis berbahan dasar kelapa dan tepung beras ketan yang dibakar hingga coklat kehitaman, lalu dibungkus dengan kertas.

 

Bukan cuma rasa kelapa, wingko babat juga memiliki varian rasa lainnya mulai dari coklat, nangka, hingga durian. Rasa legit dan lembut wingko khas Semarang ini malah seketika memanjakan lidahmu. Kau tak akan susah menemukan oleh-oleh khas Semarang yang satu ini. Umumnya, wingko babat dijual di tempat-tempat lazim seperti terminal, stasiun, bandara, atau sentra oleh-oleh di Jalan Pandanaran.

 

Moaci wijen

Salah satu oleh-oleh Semarang lainnya yang termakan oleh cita rasa Asia Timur ialah kudapan manis moaci (moci). Sedikit berbeda dengan moci yang dijual di Bandung, moaci Semarang ini memiliki isi kacang halus yang ditambahkan wijen pada bagian luarnya seperti onde-onde.

 

Varian rasa yang ditawarkan moaci wijen ada dua tipe, ialah rasa original dan durian. Umumnya moaci wijen dibungkus dalam kotak beragam ukuran, mulai dari yang isi 10 hingga 25 buah. Adapun merek moaci wijen yang paling dicari pelancong ialah Moaci Wijen Gemini. Tidak perlu kebingungan untuk mencarinya, kau dapat dengan mudah menemukan moaci wijen di toko oleh-oleh di sepanjang Jalan Pandanaran.

 

Bermula baxo

Bagi pencinta olahan tahu, Semarang ialah salah satu tempat yang tepat untuk memuaskan hasrat kulinermu. Salah satu tipe olahan tahu yang paling familiar untuk diciptakan oleh-oleh ialah tahu baxo. Pedas dari wilayah Ungaran, nama “tahu baxo” malah semakin dikenal sebagai oleh-oleh alternatif yang dapat kau bawa pulang karena bentuk dan rasanya yang unik.

 

Bermula baxo ialah tahu yang dipotong berbentuk kotak, lalu diisi dengan daging cacah dan campuran lain seperti bahan untuk membuat bakso. Salah satu merek tahu baxo yang laris dibeli pelancong ialah Bermula Baxo Bu Pudji.

 

Untuk membawa Bermula Baxo Bu Pudji, kau dapat mendatangi toko pusatnya di Ungaran atau cabangnya di Jalan Pandanaran. Pastikan tahu pesananmu dibungkus dan di-vacuum dengan baik, karena kekuatan tahan tahu baxo basah ataupun goreng tak terlalu lama.

READ  Wisata Alam dan Kuliner Keluarga di Cimahi

 

Bermula petis

Camilan khas Semarang lainnya yang mesti kau jadikan buah tangan ialah tahu petis. Bermula petis ialah tahu kuning yang diisi petis, lalu digoreng. Apabila petis inilah yang menciptakan kudapan ini memiliki rasa lezat karena berasal dari udang yang ditumbuk halus dengan beragam campuran bahan-bahan natural.

 

Untuk membawa pulang tahu petis, kau dapat membelinya di gerobak-gerobak penjual gorengan yang umumnya buka sore menjelang malam hari, khususnya di wilayah Jalan Mataram atau sekitar Simpang Lima. Restoran tahan lama, kau dapat minta penjual untuk memisahkan sambal petis dan tahunya. Dengan begitu, kau dapat menghangatkan tahu petis di kota asal.

 

Bermula pong

Kecuali tahu baxo dan tahu petis, olahan tahu lainnya yang khas Semarang lainnya yang dapat diciptakan oleh-oleh ialah tahu pong. Kios yang sudah dikenal semenjak 1930-an ini dapat dibilang ialah salah satu makanan hasil akulturasi adat istiadat peranakan. Konon, nama tahu “pong” sendiri diambil dari bentuk tahu yang kopong (tak memiliki isi).

 

Umumnya, seporsi tahu pong disampaikan dengan telur dan gimbal (rempeyek udang berukuran besar) lalu semuanya dipotong kecil dan disiram dengan kuah sambal petis. Sama halnya dengan tahu petis, kau juga dapat membungkus tahu pong ini sebagai oleh-oleh atau dinikmati sendiri di kota asal dengan membungkus tahu dan kuah secara terpisah. Daerah terbaik untuk menjajal tahu pong ialah di Jalan Gajah Mada.

 

Ayam tulang lunak

Beberapa tak terlalu menyukai bandeng, olahan protein lainnya yang dapat kau bungkus sebagai oleh-oleh ialah ayam tulang lunak (presto). Kecuali tempat membeli ayam tulang lunak yang paling familiar di Semarang ialah di Rumah Makan Ayam Tulang Lunak Kraton-Kranggan di Jalan Wahid Hasyim. Kau dapat mencicipi seekor ayam tulang lunak berukuran besar mulai dari Rp70.000 per kotak, lengkap dengan kremesan, kecap, dan sambal.

 

Semarang Wife Cake

Melainkan kota besar lainnya, di Semarang juga timbul toko kudapan manis kekinian milik para pekerja seni ibu kota. Umumnya, terdapat dua merek kudapan manis kekinian yang dijual di Semarang. Semarang Wife Cake ialah toko kudapan manis kekinian yang pertama kali buka di Semarang milik pekerja seni Chelsea Olivia. Padahal yang berada di Jalan Kapten Piere Tendean ini tak pernah sepi pengunjung tiap-tiap harinya.

READ  Serunya Bernostalgia di Semarang

 

Wife Cake sendiri ialah kudapan manis berbentuk bundar seperti panekuk yang terdiri dari beberapa lapisan, seperti 3krim dan pastry.  varian rasa malah ditawarkan Semarang Wife Cake, mulai dari choconut, chocomelt, cheese, hingga green tea. Salah satu saran alternatif rasa yang mesti kau coba ialah lemon. Krim dan saus yang ringan dan manis pasti akan buat kau ketagihan!

 

Semarang Wingkorolls

Lain Chelsea Olivia, lain pula pekerja seni Dewi Sandra. Dengan membuka toko pertamanya di wilayah Semarang Atas, Dewi Sandra beratensi untuk mengoptimalkan potensi jajanan wingko babat dalam bentuk modern.  namanya, Semarang Wingkorolls ialah kudapan manis gulung yang terdiri dari roti lapis legit dipadukan dengan adonan wingko babat beragam varian.  variannya ialah peanut nougat, cheese, cornflakes, dan hazelnut crispy.

 

Bagi kau yang penasaran dengan kudapan manis kekinian Semarang yang satu ini, kau dapat mendatangi tokonya seketika di Jalan Kawi No 3. Harga yang ditawarkan malah cukup relatif murah bila disandingkan dengan kelezatan rasanya, ialah mulai dari Rp100.000 per kotak.

 

Roti ganjel rel

Kecuali kudapan manis kekinian, di Semarang juga ada oleh-oleh tempo dahulu. “Roti ganjel rel” ialah roti berbentuk gelondongan besar yang padat dengan tekstur agak alot. , nama absah kudapan manis ini ialah roti gambang, karena bentuknya yang menyerupai alat musik gambang. , oleh masyarakat setempat kudapan manis ini dinamakan “ganjel rel” karena ukurannya mirip bantalan rel kereta api yang bentuknya panjang dan tebal.

 

Umumnya, di bagian atas roti berwarna coklat ini ditaburi wijen dan memiliki rasa kayu manis yang khas.  berasal dari Semarang, ketika ini cukup susah menemukan roti ini. Untuk menemukan sekotak kudapan manis jadul bertuliskan “Koewih Tempo Doeloe Gandjelrel” ini, kau mesti ke Pasar Johar di Jalan K.H. Agus Salim atau Waroeng Semawis.