Hati umur dua tahun, lazimnya sudah bisa mengucapkan dua kata, seperti “mau susu” dan “mau makan”. Sekiranya Hati Sekiranya belum bisa mengucapkan rangkaian kata sederhana, ada kemungkinan dia mengalami gangguan bicara apraksia. Gangguan ini bisa diselesaikan dengan terapi wicara dan kultur-kultur lain di rumah.

 

Apraksia merupakan gangguan saraf pada otak yang membuat si kecil kesulitan mengkoordinasikan otot yang diterapkan pada dikala bicara. Hati dengan apraksia mengenal apa yang mau dikatakan, tetapi kesulitan menggerakkan rahang, lidah, dan bibir untuk berbicara.

 

Biasanya Hati Sekiranya mengalami gejala seperti di atas, kemungkinan menderita gangguan bicara apraksia. Memperdengarkan untuk memastikan kondisinya lebih lanjut, sebaiknya lantas berkonsultasi ke dokter. Mengerjakan dokter akan menilai kemampuan si kecil dalam mengucapkan satu kata secara berulang-ulang.

READ  Cara untuk Merapatkan Vagina Setelah Melahirkan

 

Terapi wicara merupakan cara paling ampuh yang bisa diterapkan untuk keadaan ini. Mengaplikasikan terapi wicara perlu dikerjakan secara rutin sebanyak dua kali seminggu, untuk meningkatkan kemampuan bicara si kecil. Sekiranya terapi wicara, ada pula beberapa kultur sederhana yang bisa dikerjakan Bunda dan Ayah untuk membantu meningkatkan kemampuan bicara Hati Sekiranya:

 

musik

Bunda dan Ayah bisa memperdengarkan musik bersama Hati Sekiranya,  lalu ajak dia berdendang. Hati Sekiranya juga bisa diajak untuk menonton video musik di gadget. Sehingga Hati Sekiranya akan melihat secara lantas cara penyanyi mengucapkan suatu kata dan kalimat.  terapi musik rupanya bisa membuat si kecil mengeluarkan lebih banyak suku kata dan kombinasi bunyi yang berbeda.

READ  Cara mengatasi kaki bengkak

 

Bermain mengucapkan kata sederhana dengan Hati Sekiranya

Ajak Hati Sekiranya untuk mengucapkan satu kata sederhana secara berulang-ulang, seperti makan, malam, minum, dan mandi. Usahakan untuk mengerjakan permainan sederhana ini di depan cermin, supaya Hati Sekiranya mengenal bagian mulut mana yang sepatutnya digerakkan dikala mengucapkan suatu kata.

 

bahasa isyarat

Bahasa isyarat juga bisa menjadi salah satu cara yang bisa diterapkan untuk mengatasi gangguan bicara apraksia. Dengan menggunakan bahasa isyarat, Hati Sekiranya bisa berlatih menggerakkan mulut untuk mengucapkan suatu kata.

READ  Chicco Jerikho Ikut Kelas Hamil dan Persalinan

 

Dukungan dari orang tua dan keluarga sungguh-sungguh penting untuk progres melatih bicara pada si kecil yang mengalami gangguan bicara apraksia.

 

Gangguan bicara apraksia sebaiknya lantas diselesaikan dengan cara yang ideal. Sekiranya menerima adanya gejala-gejala apraksia pada Hati Sekiranya, Bunda dan Ayah bisa berkonsultasi ke dokter si kecil untuk menerima penanganan secepatnya.