Banyak wanita menyusui yang butuh minum ibuprofen untuk meredakan nyeri kram rahim dan nyeri otot, terutamanya saat baru pulih dari persalinan. Tapi, apakah ibuprofen untuk ibu menyusui benar-benar aman? Pasalnya sama seperti saat hamil, minum obat saat menyusui juga tak bisa sembarangan dan butuh pertimbangan khusus. Ini dia jawabannya…

 

Minum ibuprofen saat hamil bisa berisiko

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi ibuprofen selama kehamilan terkait dengan perkembangan risiko asma pada anak saat besar nanti.

 

Kecuali itu, setidaknya satu penelitian sudah menemukan bahwa mengkonsumsi ibuprofen semenjak umur kehamilan terlalu dini bisa meningkatkan risiko keguguran. Maka, banyak dokter memberi anjuran supaya wanita menghindari minum ibuprofen saat hamil.

READ  Ingin Ikut Puasa Meski Sedang Menyusui

 

Pantangan dan pengendalian konsumsi obat-obatan pereda nyeri selama kehamilan mungkin membuat banyak wanita menganggap bahwa obat yang sama juga akan berisiko saat menyusui. Tapi, tak selamanya seperti itu.

 

Amankah ibuprofen untuk ibu menyusui?

Dokter awam memberi anjuran wanita menyusui untuk menghindari konsumsi obat-obatan tertentu selama masa kehamilan dan menyusui karena ditakutkan zat obatnya ikut serta dalam aliran darah dan masuk ke plasenta, dan juga mengalir ke dalam ASI.

 

Tapi, obat ibuprofen dosis sedang lazimnya aman untuk ibu menyusui. Sangat sedikit sisa zat obat yang ikut serta masuk ke dalam aliran ASI sehingga tak akan memengaruhi bayinya.

READ  Aman Jika Minum Obat Melatonin Saat Hamil

 

Sebuah penelitian menemukan bahwa bayi yang menyusu cuma kedapatan kurang dari 0,38% dosis ibuprofen yang dikonsumsi oleh ibu. Bahkan bila ibu minum ibuprofen dosis tinggi, bayi konsisten menerima “warisan” dosis kurang dari 1 persen.

 

Walaupun demikian, Anda tak diizinkan untuk mengkonsumsi ibuprofen melebihi dosis maksimal. Kecuali itu, hindari mengkonsumsi ibuprofen bila Anda memiliki luka di lambung (ulkus lambung) dan asma.

 

Bagaimana dengan obat pereda lainnya?

Ibuprofen untuk ibu menyusui lazimnya aman. Semacam juga dengan paracetamol (acetaminophen), lapor sebuah studi ulasan yang terbit pada tahun 2014.

READ  Cara aman mengatasi nyeri tubuh saat hamil

 

Walaupun seperti itu, penerapan aspirin yang notabene sama-sama termasuk pereda nyeri NSAID seperti masih kontroversial. Ada kemungkinan bahwa lebih 10% zat obat aspirin bisa masuk ke dalam ASI. Pemakaian aspirin pada anak-anak dan bayi bisa menyebabkan sindrom Reye. Inilah risiko yang paling dikhawatirkan oleh para dokter serta pakar kesehatan ibu hamil dan bayi.

 

Maka sebaiknya konsultasikan dahulu ke dokter mengenai penerapan obat nyeri nonresep bila Anda hamil atau menyusui. Dokter mungkin akan mencarikan pilihan obat yang lebih aman dan minim risiko.