Apakah Anda ingin mempunyai lebih banyak uang, menjadi kaya dan sukses? Seandainya sehari-hari kita cuma berandai-andai dan bertanya terhadap diri sendiri kapan kita menjadi kaya, karenanya setidaknya mulai detik ini kita stop berandai-andai tanpa aksi kongkrit. Ketimbang kita cuma terus berimajinasi, alangkah lebih bagus lagi seandainya kita seketika saja praktek menuju impian hal yang demikian. Tulisan di bawah ini akan mengungkap fakta-fakta yang mengagetkan bahwa terbukti orang yang benar-benar telah sukses hal yang demikian mempunyai strategi-strategi jitu dalam hal keuangan untuk menjaga kesehatan keuangannya. Taktik ini yaitu kesempatan dan info bagus bagi Anda atau siapa saja juga yang ingin mengikuti dan memakai strategi-strategi hal yang demikian untuk selangkah lebih maju dalam mengelola keuangan. Berikut ini ulasannya.

 

  1. Jangan Remehkan Pembelanjaan yang Sifatnya Kecil

 

Sudah sewajarnya seandainya kebanyakan dari kita selalu berhati-hati dalam mengeluarkan uang dalam jumlah yang besar entah itu untuk belanja atau bahkan berinvestasi. Tetapi, dalam berbelanja untuk hal-hal yang kecil kita cenderung ceroboh dan kurang hati-hati. Seumpama saja, tanpa disadari kita mengeluarkan uang untuk belanja hal-hal kecil, yang cenderung menjadikan kita boros. Inilah yang harus dihindari. Kita sebaiknya sependapat dengan apa yang dikatakan oleh Susan Lynn Orman atau yang lebih dikenal dengan Suze Orman, seorang penasihat keuangan asal Amerika yang juga familiar sebagai host sebuah televisi. Beliau mengatakan bahwa “sebaiknya kita teliti terhadap apa saja yang dapat kita hemat atas biaya apa saja dan sekecil apa saja. Seandainya terkumpul, itu bukanlah jumlah yang sedikit”.

READ  Bisikan Boros yang Harus Dilawan

 

  1. Konsentrasi ke Masa Depan

Memang sangatlah mudah mengeluarkan uang untuk menerima apa yang kita inginkan, akan melainkan kita harus ingat bahwa suatu saat, seandainya cuma menuruti kemauan, sungguh-sungguh mungkin kita dapat habis-habisan dan tak punya simpanan lagi. Maka dari itu, mulai sekarang yang terbaik yaitu berusaha fokus untuk memperhitungkan kebutuhan-kebutuhan di masa depan. Ingat apa yang dikatakan oleh Tennessee Williams, bahwa “Bisa saja sewaktu muda Anda hidup tanpa uang, akan melainkan Anda tak akan dapat menjadi tua tanpa punya simpanan.”

READ  Tips Aman Bertransaksi dengan ATM BNI Setor Tunai

 

  1. Hindari Berbelanja Seandainya Hanya untuk Mendapatkan Kebanggaan

 

Berharap menerima pujian yaitu naluri tiap manusia, akan melainkan seandainya telah berlebihan karenanya itu bukanlah keputusan yang bagus. Selalu juga saat membelanjakan uang kita, jangan hingga itu dialamatkan untuk gengsi belaka. Belanjalah layak dengan kebutuhan yang benar-benar anda perlukan. Kembali lagi Suze Orman mengingatkan: “Berhentilah membeli hal-hal yang tak Anda perlukan, yang notabene cuma untuk mengesankan terhadap orang-orang akan sesuatu yang Anda sendiri tak menyukainya”.

 

  1. Memiliki Bekerja Catatan Belanja

Kita kerap mendengar istilah put things in black and white. Ini yaitu pelajaran yang berharga seandainya di hubungkan dengan hal keuangan. Dalam hal keuangan kita harus paham perihal the inflows and the outflows antara pemasukan dan pengeluaran. Orang kaya selalu mempunyai catatan dari mana uang mereka datang, dan akan ke mana uang mereka pergi. Sebuah rencana keuangan akan memberitahu Anda ke mana uang itu harus pergi, bukannya kemudian menanyakan ke mana uang aku sesudah uang itu hilang” – John C. Maxwell.

READ  Pedoman Mendaftar BPJS Kesehatan dan Asuransi Kesehatan Swasta

 

  1. Tak Keras

 

Bijaksana seperti pendapat orang pada biasanya bahwa profesi orang kaya itu cuma bersenang-berbahagia dan menikmati hidup, akan melainkan sebaliknya. Meski harus kita lihat kenyataannya yaitu, para orang kaya selalu berprofesi lebih keras dari pada orang pada biasanya, setidaknya selagi mereka masih dalam usia produktif. Dalam strategi keuangan, hal yang perlu terus dilakukan yaitu bagaimana caranya untuk selalu meningkatkan penghasilan. Dan saat penghasilan telah naik karenanya yang harus dilakukan yaitu menambah porsi tabungan.rasional” – P. T. Barnum.