Situasi kolesterol tinggi tidak hanya dimiliki oleh orang dewasa, tapi juga bisa dialami si kecil-si kecil. Kolesterol tinggi pada si kecil lazimnya disebabkan oleh faktor keturunan, tapi juga bisa disebabkan pola makan tidak sehat. Yuk, kenal lebih jauh penyebab dan metode menuntaskannya, Bunda.

 

Kolesterol mempunyai bermacam-macam fungsi bagi tubuh, termasuk memproduksi hormon dan vitamin D, serta memproduksi zat untuk pengerjaan pencernaan. Ada dua jenis kolesterol, ialah high-density lipoprotein (HDL) atau diketahui sebagai kolesterol baik, dan low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat.

 

Kolesterol baik dalam tubuh semestinya tinggi, sementara kolesterol jahat jumlahnya semestinya dijaga agar tetap rendah. Bila jumlah kolesterol jahat tinggi, maka bisa menyebabkan penyakit seperti jantung dan stroke, termasuk juga pada si kecil sebagaimana pada orang dewasa.

READ  Bolehkah Makan Atau Minum Jika Ibu Kelaparan Ketika Persalinan Masih Berlangsung

 

Bila si kecil telah diagnosis mempunyai kolesterol tinggi, Bunda tidak perlu terlalu khawatir. Karena kolesterol tinggi bisa diturunkan dengan beberapa metode:

 

Mengatur makanan atau minuman tinggi kolesterol

Hal yang semestinya dilaksanakan untuk mengurangi kolesterol tinggi pada si kecil ialah membatasi konsumsi makanan yang mengandung kolesterol (optimal 300 mg/hari), lemak jenuh, dan lemak trans. Bunda bisa mengecek kandungan yang terkandung dalam suatu makanan atau minuman khususnya dulu sebelum diberikan terhadap si kecil.Saat memasak makanan untuk si kecil, Bunda bisa memakai minyak sayur atau mentega yang bebas dari lemak jenuh (trans fat).

READ  Dampaknya Bagi Ibu dan Bayi Dalam Kandungan

 

Menggunakan pola makan sehat

Ajarkan si kecil mengenai pola makan sehat, dengan memberikannya makanan rendah lemak (susu rendah lemak dan roti gandum), kaya akan serat (kacang-kacangan, gandum, wortel dan brokoli) dan protein (kacang, ikan, dan buncis). Untuk buah-buahan, Bunda bisa memberikannya buah segar yang tidak dikupas, seperti apel, anggur, jeruk, dan stroberi.Sebaiknya, hindari memberikan si kecil, jus, minuman rasa buah, dan soda. Batasi jumlah konsumsi gula untuk menurunkan kolesterol tinggi pada si kecil.

 

Mengajak si kecil berolahraga secara teratur

Olahraga secara teratur, seperti berenang, bersepeda, jalan kaki, atau lari, bisa berguna untuk menurunkan kolesterol tinggi dan menurunkan risiko penyakit jantung. Durasi olahraga yang pas untuk menurunkan kolesterol tinggi pada si kecil ialah 60 menit tiap-tiap hari. Mengurangi aktivitas bermain gadget dan menonton layar kaca juga bisa menjadi salah satu metode untuk menurunkan kolesterol. Dianjurkan untuk mengajak si kecil untuk aktif bergerak.

READ  Obat Tekanan Darah yang Diresepkan Dokter untuk Preeklampsia

 

Bila setelah menjalani pola hidup sehat dan rutin berolahraga, kolesterol si kecil tidak juga turun, Bunda bisa berkonsultasi lebih lanjut terhadap dokter. Bila diperlukan, dokter akan memberikan penanganan lain yang lebih efektif untuk menurunkan kolesterol, cocok dengan keadaan si kecil.