Sensasi mati rasa biasanya lebih tak jarang terjadi pada kaki atau tangan. Melainkan, pernahkah Anda mengalami rasa kesemutan atau tusukan yang bertubi-tubi di bagian bibir serta dalam mulut? Ya, sedangkan jarang, namun buktinya area sekitar mulut, mencakup bibir, lidah, hingga gusi, bahkan bisa mati rasa atau baal. Memang, apa sebabnya mulut mati rasa, ya?

 

Munculnya rasa tak nyaman pada mulut memang bisa mengganggu kesibukan Anda. Pasalnya, makan, minum, bicara, dan hal lainnya yang mengandalkan kerja mulut jadi kurang optimal. Sebelum mengeluhkan situasi ini lebih lanjut, coba observasi sebagian hal berikut ini yang mungkin pernah atau sedang Anda alami.

 

  1. Tak sengaja tergigit

Entah sebab terlalu bersemangat atau salah sasaran saat mengunyah makanan, tanpa sadar Anda justru menggigit gusi atau lidah Anda sendiri. Hal ini bisa mengakibatkan syaraf di sekitar mulut dan bibir rusak dan mengalami peradangan.

 

Pengobatan

 

Tak perlu kuatir, mulut yang mati rasa sebab tergigit biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam sebagian hari. Melainkan, bila situasi tak kian baik, Anda direkomendasikan untuk langsung periksa ke dokter.

READ  Penyebab Epistaksis yang Perlu Anda Ketahui

 

  1. Alergi

Selain menyebabkan hidung basah dan bersin terus-terusan, reaksi alergi akibat menghirup kotoran, debu, serbuk sari, atau dari makanan, juga bisa berdampak pada mulut. Anda mungkin akan merasakan sensasi kesemutan di bagian bibir dan di dalam mulut.

 

Terpenting saat pemicu alergi hal yang demikian hinggap di makanan yang Anda konsumsi, seperti sayuran dan buah-buahan yang langsung dimakan mentah. Sebenarnya alergi yang menyerang mulut ini tak terlalu membahayakan. Sebab artinya, cara kekebalan tubuh sudah menyadari hadirnya zat asing dan sedang bekerja untuk menuntaskannya.

 

Pengobatan

 

Sebab tak terlalu membahayakan, maka gejala yang ditimbulkan dari alergi biasanya bisa hilang dengan sendirinya. Kunciya, sebaiknya kenali makanan apa saja yang memicu alergi dan pastikan untuk tak mengonsumsinya. Kalau perlu, dokter akan meresepkan obat anti alergi guna mempercepat penyembuhan.

 

  1. Gula darah rendah

Gula darah rendah, atau hipoglikemia, ialah situasi saat simpanan gula darah di dalam tubuh tergolong rendah jauh di bawah normal. Tiap-tiap orang yang sungguh-sungguh membatasi asupan gula berisiko tinggi untuk mengalami hipoglikemia, termasuk penderita diabetes yang tak jarang memanfaatkan insulin buatan maupun obat-obatan tertentu untuk menurunkan kadar gula darah.

READ  Jenis Teh Terbaik Supaya Radang Tenggorokan Cepat Sembuh

 

Dari serangkaian gejala yang menandai hipoglikemia, mulut mati rasa ialah salah satu yang tak jarang dialami. Alasannya sebab penurunan kadar gula darah lambat laun akan memengaruhi fungsi otak. Hasilnya, syaraf yang seharusnya berfungsi untuk membatasi kerja mulut, lidah, bibir, serta area di sekitarnya tak berfungsi sebagaimana mestinya.

 

Pengobatan

 

Metode termudah untuk mengobati kadar gula darah rendah, ialah dengan meningkatkan konsumsi makanan dan minuman manis. Melainkan bila Anda mengalami diabetes, dokter mungkin mengganti obat-obatan yang Anda minum sesuai situasi kesehatan yang sedang Anda alami.

 

Walaupun sedang menyisipkan lebih makan makanan manis, sebaiknya seimbangkan dengan makanan kaya serat yang akan menolong menjaga kadar gula darah Anda konsisten stabil.

 

bercak putih di mulut

 

  1. Kurang vitamin B-12

Percaya atau tak, kekurangan asupan vitamin B-12 bisa menimbulkan berbagai gejala, salah satunya mulut yang terasa sakit, baal, hingga terbakar. Pasalnya, vitamin B-12 dibutuhkan tubuh untuk memproduksi sel darah merah yang bertugas dalam membawa oksigen, menyuplai kekuatan, serta menjaga kesehatan syaraf.

READ  Hal yang Membuat Anda Berisiko Mengalami Epilepsi

 

Pengobatan

 

Kalau ini yang Anda alami, perawatan yang paling ideal tentu dengan memperbanyak makan makanan sumber vitamin B-12 maupun vitamin B lainnya. Umpamanya dari telor, tahu, tempe, serta susu kedelai yang sudah diperkaya dengan vitamin B-12.

 

Anda bisa menambahkan  asupan vitamin ini dengan mengonsumsi suplemen vitamin B-12, namun dengan konsisten memutuskan rekomendasi dokter.

 

  1. Kejang

Tubuh kejang biasanya ditemukan sebagai satu diantara sebagian gejala awal epilepsi dan tumor otak. Kejang bisa memengaruhi seluruh fungsi normal tubuh, termasuk mulut, bibir, lidah, serta gusi yang terasa mati rasa dan kesemutan hebat.

 

Pengobatan

 

Kalau tumor otak ialah penyebabnya, maka operasi pengangkatan tumor, terapi radiasi, kemoterapi, serta konsumsi obat-obatan bisa menjadi sebagian jalan tempuh opsi. Sementara untuk epilepsi, Anda bisa rutin mengonsumsi obat antiepilepsi maupun menjalani operasi bila situasi sudah tergolong cukup parah.