Sebenarnya Anda tidak perlu terburu-buru dalam urusan cinta, Anda cuma mesti menunggu, percaya dan berikan waktu cinta untuk berkembang dan tumbuh lebih dalam. Namun beberapa orang mungkin dapat kencang jatuh cinta, melainkan pada akhirnya muncul rasa benci. Sebenarnya, kenapa sih orang dapat kencang jatuh cinta kemudian saling benci?

 

Hati-hati, kencang jatuh cinta dapat bikin benci kemudian

Anda mungkin dapat kencang jatuh cinta, melainkan beberapa waktu kemudian muncul rasa benci, tentu masih pada pasangan yang sama. Meskipun ini sebenarnya dapat dibeberkan dalam penjelasan ilmiah.

 

Ya, beberapa peneliti berpendapat bahwa cinta adalah bentuk kegilaan sementara, kegilaan manis yang memungkinkan Anda untuk mengacuhkan kekurangan orang terkasih sampai akhirnya tersadar dan rasa itu berubah jadi benci.

 

Namun tenang, tidak seluruh orang yang kencang jatuh cinta dapat lantas berubah benci, kok. Ada juga yang memang menemukan cinta sejati dengan kencang dan hubungan langgeng sampai maut memisahkan.

 

Mungkin yang dinikmati itu bukan cinta sebenarnya

Jadi, sebuah penelitian telah membuktikan bahwa orang yang kencang jatuh cinta dan tertarik pada pasangannya cenderung muncul rasa benci dalam waktu yang tidak lama. Penelitian ini mengamati sebuah perilaku beberapa pria muda yang diminta untuk menyebrangi sebuah jembatan dan kemudian menemui seorang wanita di ujung jembatan hal yang demikian. Jembatang yang disediakan oleh peneliti ada dua, adalah jembatan yang telah reyot dan jembatan yang masih bagus.

READ  Bahan Dasar Kosmetik adalah Kimia, Jadi Bisa Berbahaya

 

Kemudian, diketahui bahwa beberapa pria yang menyebrangi jembatan yang telah reyot ini beberapa besar merasa tertarik dengan wanita yang ada di ujung jembatan hal yang demikian. Sementara golongan pria yang lewat jembatan yang bagus tidak merasakan apa saja.

 

Para ahli mengungkapkan bahwa rasa tertarik yang dimiliki golongan pria yang lewat jembatan reyot ini sebenarnya bukan sebab alasan jatuh cinta atau menyenangi. Meskipun ini disebabkan sebab selama para pria menyebrangi jembatan reyot hal yang demikian, mereka mengalami peningkatan hormon adrenalin. Hormon adrenalin membuat jantung bergedup kencang, napas jadi lebih kencang, dan memengaruhi emosi para pria.

 

Pada akhirnya, golongan pria ini menganggap bahwa ini adalah tanda mereka tertarik dengan wanita yang ada di ujung jembatan. Meskipun pria yang lewat jembatan bagus tidak mengalami perubahan hormon hal yang demikian dan tidak merasakan atensi yang sama.

READ  Tips Mengatasi Rasa Malu Saat Berhubungan Seks

 

Dari penelitian hal yang demikian dapat disimpulkan bahwa seseorang dapat dengan mudah merasa tertarik dan kemudian merasa dirinya jatuh cinta. Sebenarnya, cinta butuh waktu lama untuk tumbuh lebih mendalam.

 

Sebenarnya, rasa menyenangi dan benci memunculkan efek fisiologis yang sama

Orang yang merasakan menyenangi atau tertarik pada seseorang dapat saja menyalahartikan apa yang ia rasakan dikala itu. Pasalnya, perubahan tubuh yang terjadi dikala itu hampir sama dengan rasa cinta. Seluruh, perubahan ini juga terjadi dikala Anda merasa benci dengan seseorang.

 

Perubahan atau efek fisiologis yang akan muncul adalah jantung berdegub-debar, napas memendek, dan aliran darah menjadi lebih kencang. Seandainya hal itu sebenarnya Anda rasakan dikala merasa benci ataupun tertarik pada seseorang. Meskipun ini yang kemudian membuat seseorang benar-benar mudah merasa jatuh cinta dan akhirnya kencang benci, sebab gejala yang dinikmati sama dikala itu.

 

Cinta itu butuh waktu, tidak dapat secepat kilat

Mungkin hal yang membuat rasa benci itu muncul benar-benar tiba-tiba sebab Anda terlalu kencang menyimpulkan apabila Anda sedang jatuh cinta. Ya, rasa menyenangi dan tertarik dengan seseorang sebenarnya wajar melainkan tentu itu bukan berarti cinta.

READ  Hal Ini Bisa Membunuh Sperma Pria

 

Cinta itu butuh proses, apalagi apabila Anda berkeinginan senantiasa bersamanya dan menghabiskan sisa waktu dengan si pasangan. Cinta tidak cuma menerima sesuatu dari pasangan yang membuat gembira, melainkan juga memahami karakter dan paham

 

Anda terburu-buru jatuh cinta kemudian mengetahui berjenis-jenis kekurangan pasangan dan Anda belum siap menerimanya, dapat jadi rasa cinta yang sebelumnya Anda katakan berubah jadi benci.

 

Terlalu kencang jatuh cinta dapat jadi cuma perasaan sesaat yang akhirnya membuat Anda tidak merasakan kenikmatan dan estetika dalam menjalin hubungan.

 

Ini juga dapat mengganggu keromantisan Anda dan pasangan.  orang yang kencang jatuh cinta, akan lebih kerap termotivasi menjalani hubungan di awal dan mudah bosan dan terkesan malas ia akhir dalam menjalani hubungan.

 

Lebih bagus jalankan saja perlahan-perlahan dan nikmati waktu pendekatan Anda dan pasangan sampai Anda dan pasangan sama-sama merasa siap untuk bermufakat.