Rasa berkeinginan bercerai kadang dilatarbelakangi oleh banyak elemen. Sesudah via berbagai banyak pertimbangan, sekarang saatnya Anda siap untuk berpisah. Namun ada satu dilema yang mendasari, ialah bagaimana mengatakan pada pasangan bila Anda berkeinginan bercerai. Gugup, panik, cemas, hal itu pasti ada. Anda hanya memerlukan beberapa kiat, latihan dan, keyakinan saja untuk mengatakan hal itu. Bagaimana caranya? Simak tipsnya di bawah ini.

 

Metode memberi tahu pasangan bila Anda berkeinginan bercerai

  1. Mulai pembahasan yang jelas

Seandainya Anda belum memberi tahu pasangan bila Anda sedang menimbang-nimbang untuk cerai, atau Anda telah bilang tetapi pasangan Anda tak mendengar dan menyadarinya, Anda perlu punya cara memberitahukan keinginan bercerai ini secara matang.

 

Model, Anda dapat mengawali dengan pembahasan seperti, “Saya telah lama merasa nggak gembira, segala hal telah aku lakukan tetapi tak pernah berhasil dengan bagus, malah menimbulkan dilema baru.”

READ  Kasur yang Sudah Tua Picu 5 Masalah Kesehatan Ini

 

Dengan ungkapan awal seperti ini, dapat membuat pasangan mulai merespon dan menyadari ada sesuatu yang patut dituntaskan. Hindari juga memberikan keinginan palsu dan kalimat bermakna ganda pada pasangan, yang hanya akan menimbulkan pertengkaran.

 

  1. Saat berbicara, seketika tegaskan bahwa berkeinginan bercerai

Sesudah Anda mantap meyakini bahwa berkeinginan mencapai jalan perceraian, dalam pembicaraan Anda butuh menegaskan dan mengunakan kata “aku” atau “aku”. Model, “Saya berkeinginan mengakhiri pernikahan ini dengan bercerai.” Kenapa disarankan menyuarakan kata demikian? Kata ini menyuarakan pernyataan jelas, tak bertele-tele dan mungkin saja tak membuat pasangan Anda kaget.

 

Akan berbeda bila Anda berbicara panjang lebar tanpa arah yang jelas. Niat bercerai Anda, dapat mewujudkan respons yang jauh lebih susah dibayangkan. Karena pasangan Anda kemungkinan akan mengalami tahap awal penyangkalan dan kemarahan dengan ucapan Anda. Anda patut tegas menyuarakan apa yang Anda berkeinginan dan rasakan.

READ  Alasan Biologis Kenapa Anda Merasa Waktu Terasa Cepat Berlalu

 

  1. Cari waktu yang pas

Mengucapkan rasa berkeinginan bercerai ini, idealnya dikerjakan di waktu yang pas. Katakan di ketika Anda dalam mood yang stabil dan mempunyai waktu sedang berdua dengan pasangan. Seandainya Anda telah mempunyai buah hati, pantasnya hindari mereka beberapa ketika untuk berbicara dengan pasangan.

 

Anda juga patut menentukan respons pasangan ketika Anda menyuarakan berkeinginan bercerai. Jangan mengawali pembicaraan dengan mengungkit hal-hal yang Anda tak suka dari pasangan, sebab ini hanya akan mengulur-ulur waktu menjadi pertengkaran tanpa ujung perceraian yang pasti.

 

  1. Cari suasana aman dengan meminta bantuan orang lain

Seandainya Anda cemas dengan keselamatan Anda sehabis menyuarakan keinginan bercerai, Anda dapat meminta orang sebagai pihak ketiga yang netral seperti saudara, konselor pernikahan, atau malah kuasa undang-undang. Situasi ini berguna ketika Anda tak dapat mengontrol respons dan emosional pasangan ketika mendapatkan berita hal yang demikian.

READ  Efek Menguntungkan Turun Berat Badan untuk Kepuasan Seks Anda di Ranjang

 

Sesudah mengatakan bila Anda berkeinginan cerai

Pasangan Anda mungkin akan kaget dan naik darah mendengar keinginan cerai ini, dan berbeda lagi bila Anda mungkin telah menyinggung dan membahas ini sebelumnya. Nyatanya, Anda patut tetap bersiap diri bila pasangan mungkin akan menawarkan untuk merubah atau membetulkan pernikahan Anda. Itu terserah pada Anda, mungkin juga Anda patut mengulang dan meyakini bahwa Anda tak akan berubah pikiran.

 

Anda mungkin akan dituduh kejam dan egois. Ingat, Anda patut tetap tabah dan menolak untuk membalas perkataannya dengan cara yang sama. Sesudah suasana mulai mereda, Anda dapat mempersiapkan langkah berikutnya dengan mempersiapkan surat perceraian dan melanjutkan hidup yang lebih bagus.