Menjadi ibu memang tak mudah, pasalnya ada banyak hal yang harus dipikirkan dan dipersiapkan. Apabila Anda mempertanyakan kesiapan diri Anda dalam mengasuh anak nantinya, hal hal yang demikian sangatlah wajar. Berikut yaitu beberapa yang harus dipertimbangan saat Anda mempertimbangkan menjadi ibu.

 

  1. Apa alasan Anda ingin punya anak?

Kecil-anak hadir di dunia bukan cuma untuk mengisi kekosongan hidup, atau untuk mempererat ikatan pernikahan, apalagi untuk mengharap banyak rezeki. Pasalnya, saat Anda mempertimbangkan untuk memiliki anak, Anda harus memikirkan matang-matang seluruh kemungkinan yang terjadi.

 

Ingat, Anda memiliki tugas yang berat dan serius. Merawat, mengasuh, dan mendidik sang anak dari baru lahir sampai nanti dewasa. Oleh sebab itu, anak harus dilahirkan dari orang tua yang memiliki limpahan beri sayang antara satu sama lain, dan memiliki janji yang menomorsatukan keluarga di atas segalanya.

 

  1. Apakah relasi Anda dengan pasangan harmonis?

Tanyakan secara gamblang mengenai kesiapan Anda dan pasangan saat mempertimbangkan untuk hamil. Setiap pasangan baru pasti akan memerlukan penyesuaian setidaknya setahun sejak si anak lahir, yang mungkin pun akan menjadi cobaan dalam pernikahan jikalau relasi Anda berdua tak stabil.

READ  Apakah Saya Perlu Minum Obat PrEP Agar Tidak Tertular

 

Anda dan pasangan harus siap dengan kemungkinan mengalami stres dampak dari kurang tidur, keperluan finansial yang semakin membengkak, dan berkurangnya waktu bersama pasangan. Apabila hal yang demikian yaitu hal yang normal.

 

Apabila Anda memiliki relasi yang solid dengan pasangan, Anda dapat menjalani masa-masa susah tahun pertama memiliki anak dengan hening sebab pasangan akan saling membantu satu sama lain. Apabila jikalau Anda dan pasangan tak memiliki janji yang cukup kuat, ditambah jarang berkomunikasi, pun tak dapat bekerja sama dalam mengurus anak, hal ini akan membikin relasi Anda dan pasangan sering megalami dilema. Pikirkan hal ini baik-baik!

 

  1. Siapkah mengalah demi keperluan sang anak?

Sudahkah Anda selesai hura-hura dan menjalankan hal lain yang penuh spontanitas? Apabila ini akan semakin jarang terjadi jikalau seorang anak sudah ada dalam hidup Anda.

READ  Tips Berhubungan Intim untuk Pria

 

Bayi memerlukan jadwal yang ketat dan juga perhatian penuh. Apabila pilihannya Anda berada di rumah memandu si kecil yang sedang tumbuh gigi, atau pergi ke pesta, si kecil akan dengan tegas mengatakan jangan pergi tanpa berpikir dua kali. Entah pergi ke pesta, belanja, atau sekadar dinner romantis bersama pasangan, saat Anda mempertimbangkan untuk punya anak, prioritas Anda otomatis akan berubah.

 

Kecil dari menjadi orangtua yang baik yaitu saat Anda merasa lebih mendahulukan untuk menyediakan keperluan si kecil ketimbang memenuhi harapan diri sendiri, sebab keperluan dan kenyamanan bayi Anda jauh lebih penting ketimbang harapan pribadi.

 

  1. Sanggupkan Anda menanggung seluruh biayanya?

Bayi memerlukan biaya yang tentu saja tak sedikit. Untuk memberikan kehidupan yang pantas bagi kelangsungan hidup Anda dan anak, Anda tentu saja memerlukan pekerjaan, pasangan kerja, dan tabungan yang cukup. Apabila Anda tak memilikinya, berpikirlah dulu sebelum Anda mempertimbangkan untuk hamil.

READ  Kapan Harus Waswas dan Cek ke Dokter

 

  1. Apakah Anda tahu sistem mengasuh?

Anda mungkin sudah mendengar ini: bayi tak terlahir dengan buku panduan. Kecil pasti akan selalu mengetes si orang tua dan kesabarannya secara berkala .

 

Apabila Anda tak paham bagaimana menjadi orangtua yang ideal, lalu bagaimana Anda akan belajar? Apakah Anda memiliki orang tua yang dapat mengajarkan dan memberi nasehat? Atau, hal lainnya yang membikin ilmu parenting Anda bertambah?

 

Menjadi orang tua tak mudah, melainkan Anda selalu dapat belajar

Keputusan membangun keluarga dengan melahirkan atau mengadopsi seorang anak memang kompleks.  ada yang akan memberikan jawaban semudah ya atau tak. Apabila, dengan memikirkan dan membicarakannya secara bersama-sama dengan pasangan dan orang terdekat lainnya, ini akan menjadi dukungan utama untuk Anda. Apabila itu yang akan membikin Anda dapat membikin keputusan arif nantinya. Faktanya, jikalau Anda berani maju dan mempertimbangkan memiliki anak dalam hidup Anda, tegaskanlah pemikiran bahwa Anda dapat menjadi ibu dan ayah yang lebih baik.