China ditemukan lewat artikel-artikel petualangan Marco Polo lebih dari 700 tahun yang lalu. Selain dianggap sebagai negara terbesar di Asia yang adalah perwujudan dari hal misterius dan eksotis, China juga memiliki perpaduan adat istiadat kuno dan modern yang luar biasa.

 

Kebanyakan traveler yang mengunjungi China hanya berkeinginan memandang Tembok Besar China, berkunjung ke Kota Terlarang di Beijing, berjalan di sepanjang Bund di Shanghai, atau mengunjungi Terracotta Warriors di Xi’an. Walaupun sebenarnya ada banyak tempat tamasya di China yang menakjubkan, kuil-kuil di hutan hujan tropis yang menyejukkan hingga hamparan sawah seperti lukisan yang diciptakan oleh para penggiat seni, tidak lupa juga gunung suci dan air terjun yang menakjubkan.

 

Dengan banyaknya alternatif tempat tamasya di China yang menarik, banyak pelancong bingung patut ke tempat tamasya mana. Tapi, tidak perlu kuatir lagi, anekatempatwisata.com sudah merangkum daftar anjuran tempat tamasya di China yang patut Anda kunjungi.

 

  1. Suzhou Gardens, Suzhou

Dianggap sebagai salah satu taman bersejarah yang paling penting di dunia, Suzhou Gardens masuk dalam daftar UNESCO World Heritage Site. Taman ini juga sukses masuk dalam daftar taman terindah di dunia buatan berbagai blogger.

 

Suzhou Gardens berlokasi di Suzhou, tepatnya di Provinsi Jiangsu dan sudah berdiri semenjak abad ke-11. Taman ini menawarkan sebuah kolam yang penuh dengan ikan Koi, sebagian bangunan menarik, bukit buatan manusia, kumpulan pohon peach, dan sebuah trek tertutup dengan dinding berukir karakter China kuno. Suzhou memiliki sekitar 80 taman klasik, salah satu yang paling terkenal adalah Humble Administrator’s Garden.

 

  1. Honghe Hani Rice Terraces, Honghe

Mungkin hanya di sini ada sawah yang masuk dalam UNESCO World Heritage Site. Honghe Hani Rice Terraces adalah selasar sawah yang memakai metode Hani, terketak di Prefektur Honghe, Yuanyang County, Yunnan, China. Teras sawah ini sudah dibudidayakan selama lebih dari 1000 tahun. Dari tangan-tangan dingin orang Hani, sawah ini dulunya adalah bukit tandus yang diubah menjadi surga sub tropis yang indah. Air untuk pengairan disimpan di hutan yang berlokasi di puncak bukit kemudian disalurkan ke selasar untuk irigasi. Pada bulan Desember hingga Maret Anda akan disuguhi panorama sawah spektakuler di tempat tamasya di China ini.

READ  Pesona Laut di Balik Legenda Unik

 

  1. The Bund, Shanghai

The Bund adalah salah satu simbol arsitektur yang paling diketahui dari Shanghai. Di tempat tamasya di China ini Anda akan menemukan bangunan khas kolonial Eropa, dan di sisi lain terdapat gedung-gedung pencakar langkit. The Bund juga adalah salah satu distrik perumahan dan bisnis yang terkemuka di dunia. Bund juga adalah tempat yang paling makmur di Shanghai pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19.

 

Dikala Anda berjalan-jalan santai di sepanjang sungai Huangpu Jiang, Anda akan seolah lupa jikalau sedang terdampar di tengah kota terbesar di China. Ada 52 bangunan Inggris dan Perancis yang diawetkan di sini dengan gaya arsitektur Renaissance dan Gothic. Jadi, pastikan Anda tidak lupa untuk membawa kamera ya!

 

  1. Mount Huang, Anhui

Gunung Huang adalah salah satu tempat tamasya di China yang paling terkenal. Gunung Huang adalah pegunungan yang terbentang di China Timur dan diketahui sebagai Huangshan atau Yellow Mountain. Tempat ini terkenal dengan panorama sang surya terbenam yang indah, puncak granit gagah dengan bentuk-bentuk yang khas, dan panorama di atas awan.

 

Di tempat tamasya di China ini Anda bisa menikmati sensasi berdiri di negeri atas awan. Gunung ini sering kali diselimuti kabut sehingga banyak puncak yang seolah mengapung di awan dengan nama-nama yang unik, seperti 18 Arhats Worshipping the South Sea, Lotus Flower Peak, Celestial Capital dan Paint Brush. Pada jaman kuno terdapat 60.000 si kecil tangga yang diukir di sisi pegunungan untuk bisa mencapai puncak tempat tamasya di China ini, tapi jangan kuatir karena kini sudah ada mobil kabel yang bisa Anda pakai untuk mencapai puncak dengan mudah.

 

  1. Li River Cruise, Guangxi

 

Sebuah kesibukan menjelajah sungai dari Guilin ke Yangshuo adalah atraksi tamasya yang paling diminati di bagian utara Provinsi Guangxi. Panorama karst di sepanjang Sungai Li sudah mempesona hati penggiat seni, banyak pelukis dan penyair China sudah terinspirasi oleh estetika alam di sini untuk berkarya. Tempat tamasya di China ini juga sukses menjadi tujuan populer bagi para fotografer.

READ  Wisata Kuliner di Kota Pahlawan Surabaya Murah dan Enak

 

Sungai Li dengan panjang sekitar 83 km yang mengalir di antara Guilin dan Yangshuo adalah salah satu panorama terindah yang bisa Anda peroleh di China. Landskap sungai dihiasi oleh bukit-bukit, tebing terjal, dan desa-desa pertanian dengan pagar rumpun bambu. Sungai Li tercatat sebagai salah satu dari “World Top Ten Berair Wonders” oleh National Geographic Magazine yang berasal dari Amerika.

 

  1. Giant Panda, Chengdu

Lucunya panda tidak hanya dicintai oleh penduduk China, tapi juga oleh segala orang di dunia mulai dari si kecil-si kecil hingga dewasa. Di China sendiri terdapat banyak kebun hewan tempat Anda bisa memandang hewan khas dari Negeri Bambu ini, tapi perlu Anda kenal bahwa rumah dari panda raksasa khas China adalah di Chengdu. Ada tiga tempat di Chengdu di mana Anda bisa memandang lantas tingkah lucu seekor Panda, adalah Chengdu Panda Breeding and Research Center, Bifengxia Panda Base, dan Dujiangyan Panda Valley.

 

  1. Terracotta Army, Xian

Terracotta Army adalah salah satu penemuan arkeologi paling terkenal di dunia dan sudah menjadi salah satu tempat tamasya di China yang paling populer. Pada tahun 1987, Terracotta Army dinobatkan sebagai Warisan Istiadat Dunia.

 

Tentara Terracotta atau “Terracotta Warriors and Horses” adalah koleksi patung terakota yang menandakan tentara Qin Shi Huang, Kaisar pertama dari China. Tentara Terracotta sudah ada di bawah tanah selama 2000 tahun lamanya, sebelum hasilnya ditemukan pada tahun 1974 oleh seorang petani. Web ini juga sudah sukses menjadi situs arkeolog terbesar di dunia.

 

  1. Forbidden City, Beijing

Dahulu tempat ini adalah sebuah istana di mana orang-orang lazim tidak diijinkan untuk masuk ke dalamnya. Istana ini adalah potret dari arsitektur kuno China yang megah, dengan lebih dari 8.000 kamar, beratap emas dengan cat merah dan kuning yang didesain benar-benar elegan. Kota Terlarang adalah istana kekaisaran dari Dinasti Ming dan Qing selama 560 tahun hingga dengan tahun 1911 dan sebanyak 24 kaisar pernah tinggal di sana.

READ  Wisata Thailand – Koh Samui Surat Thani

 

Dikala ini Fobidden City sudah menjadi Warisan Istiadat Dunia dan diketahui sebagai ‘Museum Istana’ tempat peninggalan adat istiadat dan sejarah China. Istana ini juga diakui sebagai salah satu dari lima istana di bumi yang paling penting, bersama dengan Istana Buckingham di Inggris, Gedung Putih di AS, Istana Versailles di Perancis, dan Kremlin di Rusia.

 

  1. Potala Palace, Lhasa

Sebagai istana musim dingin Dalai Lama dari abad ke-7, Istana Potala yang berlokasi di Lhasa melambangkan agama Budha Tibet serta menjadi sentra administrasi tradisional Tibet.

 

Dengan lebih dari 1.000 kamar, di Potala terdapat tempat tinggal Dalai Lama selama mereka masih hidup dan makam emas mewah dikala mereka sudah meninggal. Istana ini adalah tempat tinggal Dalai Lama sebelum mereka melarikan diri ke India, sesudah invasi China pada tahun 1959. Istana ini juga adalah rumah dari sebagian besar peninggalan adat istiadat langka, termasuk kitab Buddha yang ditulis dengan emas dan hadiah dari Kaisar China. Untuk mencapai istana ini Anda patut mendaki banyak tangga, sehingga pastikan untuk menyiapkan stamina dan memakai sepatu tanpa hak.

 

  1. Great Wall, Beijing

Anda tidak akan benar-benar ke China sebelum pergi ke Tembok Besar China. Bangunan ini adalah salah satu ikon dari China yang termasuk dalam 7 keajaiban dunia dan juga UNESCO World Heritage Sites.

 

Great Wall adalah dinding terpanjang di dunia, sebuah arsitektur kuno yang membentang sepanjang 5.000 km dari Provinsi Gansu di barat ke Shanhaiguan di Laut Bohai di timur. Kebanyakn pelancong akan mengakses tembok besar ini dari Beijing, karena di bagian ini lebih terintregasi dan sudah diawetkan serta jalan masuknya juga jauh lebih mudah.