Sekiranya kau berniat bagus untuk mendonasikan susu formula bayi untuk korban petaka alam, coba pikir-pikir kembali. Beragam hal dan keadaan di lingkungan petaka kemungkinan justru dapat menimbulkan risiko yang berbahaya bayi.

 

Badan Nasional Penanggulangan Petaka (BNPB) menyatakan, pemberian susu formula pada tempat petaka kemungkinan dapat meningkatkan risiko terjadi diare, kekurangan gizi, hingga kematian bayi. Dikala ini, sumbangan susu formula atau produk bayi lain (botol, dot, empeng) cuma dapat diberikan dengan persetujuan dari Dinas Kesehatan setempat.

READ  Cara Penanganan Emfisema Subkutis

 

Risiko Memberikan Susu Formula di Area Petaka

Meskipun susu formula mungkin dibutuhkan oleh bayi yang tak mendapat air susu ibu (ASI), melainkan sebenarnya produk ini justru dapat mendatangkan bahaya bila diberikan di area berencana. Ini beberapa alasannya:

 

Tak tersedia perlengkapan yang memadai

Beragam perlengkapan untuk menyiapkan dan memberikan susu formula, seperti sendok dan botol, belum tentu tersedia. Kalaupun ada, belum tentu perlengkapan ini dalam keadaan bersih dan steril.

 

Tempat yang dekil serta sulit mendapat air bersih

READ  Begini Aturannya Minum Obat 3 Kali Sehari

Air panas dan bersih untuk melarutkan susu mungkin tak senantiasa ada. Kalaupun ada, mungkin juga telah terkontaminasi. Lalu belum tentu ada air bersih untuk mencuci botol susu. Selain itu, lingkungan sekitar yang dekil sungguh-sungguh mungkin mengontaminasi susu bubuk.

 

Kemungkinan terkontaminasi saat penyimpanan

Susu formula mungkin juga akan terkontaminasi sebab penyimpanan yang kurang bagus ditambah dengan keadaan lingkungan yang kurang ideal.

 

Susu yang layak untuk tiap bayi berbeda

Susu formula yang layak untuk si Bayi belum tentu tersedia, apalagi bila ia mengalami alergi atau lahir prematur.

READ  Rahasia Obat Alami Batu Ginjal

 

Sekiranya bayi memang sepatutnya diberikan susu formula, lebih bagus pilih susu formula siap saji dibanding susu formula bubuk.