Mutu udara di rumah menjadi faktor penting untuk menjaga kesehatan saluran pernafasan Anda. Apalagi sekiranya Anda betul-betul sensitif dengan udara kumal atau punya situasi sulit pernafasan, kebersihan udara di rumah tentu wajib diutamakan. Jangan keder untuk meningkatkan kualitas udara di rumah, simak ulasannya berikut ini agar Anda bisa bernafas lebih baik.

 

Setiap hari terpapar udara kumal di luar rumah pasti membikin paru Anda kewalahan. Untuk itu, Anda wajib memerhatikan kebersihan udara di rumah. Ikuti langkah-langkah berikut ini agar udara di rumah jadi lebih berteman untuk paru Anda.

 

  1. Pasang ventilasi di ruangan yang tepat dan buka jendela

Ventilasi dibuat untuk mengurangi kelembapan udara di dalam rumah. Buat ventilasi di daerah-daerah tertentu seperti kamar, kamar mandi, dan dapur. Adanya ventilasi memungkinkan uap keluar dari kamar mandi sehingga mencegah pertumbuhan jamur. Ventilasi juga memungkinkan adanya pertukaran udara dan mengurangi tingkat nitrogen dioksida yang dibuat dari kompor gas.

READ  Mengatasi Pengapuran Tulang Secara Mandiri

 

Udara luar rumah memang bisa membikin rumah jadi berdebu. Tetapi, jangan salah, membuka jendela di pagi hari bisa menyegarkan udara di dalam rumah sekaligus mengurangi kelembapan udara dengan adanya cahaya yang masuk. Siasatnya, nanti setelah menutup jendela, baru Anda bisa menyapu atau mengepel lantai.

 

  1. Pelihara tanaman hias

Tidak seperti bunga plastik, tanaman hias bukan hanya mempercantik rumah Anda, melainkan juga membikin udara di dalam rumah jadi lebih bersih. Ini bisa jadi alternatif sekiranya rumah Anda tidak cukup banyak ventilasi atau berharap lebih hemat dengan tidak mengaplikasikan humidifier.

 

Ada sebagian tanaman pembersih udara yang bisa Anda taruh di sudut ruangan, rak dinding, atau menggantung di dekat jendela. Umpamanya tanaman palem, bunga lili, spider plant (bulu ayam), lidah buaya, atau pakis. Tanaman-tanaman tersebut bisa menyingkirkan karbon dioksida sehingga oksigen jadi lebih banyak. Pun tanaman tersebut berpotensi mengurangi zat kimia dari kompor gas.

READ  Gigi Berlubang Dirawat di Dokter Gigi

 

  1. Rutin membersihkan rumah

Sedangkan Anda sibuk, jangan sampai lupa untuk membersihkan rumah di hari libur. Mulai dari menyapu, mengepel, menjemur bantal atau guling, sampai mencuci selimut dan kain gorden. Jangan lupa untuk membersihkan penyaring udara pada AC setidaknya 3 bulan sekali, juga bersihkan baling-baling kipas angin dari debu yang menempel.

 

Selain itu, pilih produk pembersih rumah yang bebas dari bahan kimia keras yang bisa memicu asma atau alergi. Baca label produk mengenai metode pengaplikasian dan juga penyimpanannya. Hindari pengaplikasian produk penyegar udara yang mengandung VOC seperti bensol, aseton, etanol, atau karbon disulfida yang mengganggu peredaran udara pada hidung dan juga tenggorokan. Anda bisa mengaplikasikan bahan pembersih rumah tangga dari bahan natural misalnya garam, atau baking soda.

READ  Gejala Awal Demensia yang Tidak Boleh Disepelekan

 

  1. Pastikan rumah bebas dari sampah

Sisa makanan, tisu WC, dan bungkus makanan yang menumpuk di daerah sampah wajib rajin Anda buang. Jangan sampai sampah-sampah tersebut tersimpan lama. Makanan yang membusuk bisa menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kelegaan nafas Anda.

 

Bau busuk dan kotoran bisa mengundang kecoa. Bukan hanya kotorannya, kecoa yang telah mati bisa terurai bisa mengotori udara dan memicu alergi. Jangan lupa untuk memeriksa makanan yang telah lama disimpan di kulkas untuk segera dimakan atau dibuang.