Permen karet memang sedap dikunyah dalam situasi apa malah. Saat menyetir, berjalan kaki, mengetik, dan sebagainya. Tak heran banyak orang yang menyukainya.

 

Di balik itu, permen karet ternyata menaruh segudang manfaat bagi gigi. Berdasarkan penelitian, permen karet bisa menghilangkan sisa makanan dan plak, menstimulus produksi air liur, dan meningkatkan pH mulut.

 

Ini dikarenakan mengunyah permen karet bisa menstimulus produksi air liur sehingga ikut membatasi keasaman pH dalam mulut. Air liur ini mampu menetralkan situasi mulut yang asam.

 

Sedangkan demikian, tak seluruh permen karet bisa berguna untuk gigi. Ada dua variasi permen karet, yakni yang mengandung gula sukrosa dan gula fermentasi (awam disebut polyalcohols).

 

Tetapi, yang banyak beredar di pasaran yakni permen karet bebas gula (termasuk ke dalam polyalcohols). Permen karet bebas gula ini mengandung sorbitol, mannitol, xylitol, maltitol, dan lactitol.

 

Supaya bisa memberikan manfaat untuk gigi, pilihlah permen karet yang mengandung polyalcohols. Sebab pemanis variasi ini sudah dibuktikan tak menyebabkan karies gigi.

 

Sedangkan, permen karet yang mengandung sukrosa bisa menurunkan pH mulut serta meningkatkan jumlah plak dan karies gigi.

 

Berdasarkan studi, anak-anak yang mengunyah lima permen karet mengandung sukrosa per hari selama 30 bulan, tingkat kariesnya meningkat 16–36% ketimbang anak-anak yang mengunyah permen karet bebas gula.

 

Selain itu, ditemukan tingkat plak gigi yang meningkat setelah tiga hari mengunyah permen karet mengandung sukrosa dibanding permen karet mengandung xylitol.

 

Memandang hal hal yang demikian, bisa dikatakan bahwa mengunyah permen karet bebas gula bisa dijadikan salah satu cara untuk menjaga kebersihan gigi. Terutamanya dalam situasi di mana Anda tak bisa segera sikat gigi setelah makan atau ngemil.

 

Dengan mengunyah permen karet bebas gula, maka gigi akan bebas karies dan rasa ngilu.